KKN Internasional IAIH Pancor di Thailand Melaksanakan Program Lingkungan

Senin, 1 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor IAIH Pancor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Abdul Hayyi Akrom, bersama dua orang peserta KKN dan warga setempat menanam pohon. (sumber : istimewa)

Wakil Rektor IAIH Pancor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Abdul Hayyi Akrom, bersama dua orang peserta KKN dan warga setempat menanam pohon. (sumber : istimewa)

Peserta KKN Internasional Pancor melakukan penanaman pohon di Budo-Su-Ngai Padi National Park, Narathiwat. Kegiatan ini mendapat respon positif warga setempat.

LOMBOKini.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional IAIH Pancor dimulai dengan langkah nyata untuk lingkungan.

Pada Sabtu ( 29/62024), sekitar pukul 08.30 waktu setempat, para peserta KKN melakukan penanaman pohon di Budo-Su-Ngai Padi National Park, Narathiwat, Thailand.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di daerah Mayo, Pattani.

Gerakan lingkungan ini sudah dikomunikasikan dengan pihak terkait di Narathiwat dan mendapatkan respon positif.

Bibit pohon yang ditanam adalah jenis Chengai, salah satu varietas pohon raksasa asal Thailand, yang diperoleh dari warga Bachok, Narathiwat Fattani.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Dalam kegiatan ini, peserta KKN IAIH Pancor bekerja sama dengan warga setempat. Mahadi, seorang warga di sekitar lokasi penanaman, menyambut baik kegiatan ini.

“Saat ini jarang orang memperhatikan masalah lingkungan, jadi saya sangat bersemangat dengan penanaman pohon oleh KKN Internasional IAIH Pancor,” ujar Mahadi.

Ketua kelompok KKN Internasional IAIH Pancor di Thailand, Muhammad Ihsan, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran dan sambutan hangat dari warga sekitar.

“Kami sangat bersyukur kegiatan perdana ini dapat berjalan lancar,” katanya.

Baca Juga :  Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Wakil Rektor IAIH Pancor bidang kemahasiswaan, Dr. Abdul Hayyi Akrom, yang turut mendampingi kegiatan ini, menyampaikan melalui sambungan telepon bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sivitas akademika IAIH Pancor terhadap lingkungan.

“Lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sehingga sangat penting bagi kampus untuk berpartisipasi dalam gerakan lingkungan,” jelasnya.

Lebih jauh, Abdul Hayyi Akrom menambahkan bahwa IAIH Pancor akan terus berpartisipasi dalam gerakan lingkungan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai tempat di mana sivitas akademika IAIH Pancor berada. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA