LOMBOKINI.com – Instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr Soedjono Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mencatat lebih dari 1.200 kunjungan pasien setiap Juli hingga September 2026. Lebih dari separuh pasien datang melalui jalur rujukan.
Dokter IGD RSUD Soedjono Selong, dr. Ario Rifki, mengatakan kunjungan tertinggi terjadi pada Juli dengan 1. 297 pasien. Jumlah itu turun menjadi 1.255 pasien pada Agustus dan 1.241 pasien pada September.
“Meskipun jumlah total sedikit menurun, angka ini menunjukkan beban kerja yang tetap tinggi dan stabil,” kata Ario, Rabu (14/10/2026).
Menurut Ario, pasien rujukan mencapai 55 hingga 57 persen dari seluruh kunjungan per bulan. Iya menilai angka itu menunjukkan sistem rujukan antarfasilitas kesehatan berjalan baik dan terpadu.
Puskesmas menjadi sumber rujukan terbanyak, meski kontribusinya sedikit menurun tiap bulan. Sebaliknya, rujukan dari rumah sakit lain meningkat dari 10% pada Juli menjadi 14% pada Agustus dan September.
Ario menyebut kenaikan rujukan antar-rumah sakit itu mencerminkan kepercayaan yang terus tumbuh terhadap layanan IGD RSUD Soedjono Selong. IGD, katanya, akan tetap memberikan pelayanan maksimal, terutama sebagai tujuan rujukan utama dari fasilitas kesehatan lain.
Penulis : Paozan Azima









![PT Bintang Perdana Gemilang. [Foto: Istimewa]](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0100-360x200.jpg)




Komentar