Pemkab Lotim Alokasikan Rp 290,5 Miliar APBD 2026 untuk Jalan, Kesehatan dan Pilkades

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lotim alokasikan tambahan ruang fiskal APBD 2026 Rp 290,5 miliar lebih untuk jalan, kesehatan, Pilkades serentak, dan rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. (Foto: Lombikini.com)

Pemkab Lotim alokasikan tambahan ruang fiskal APBD 2026 Rp 290,5 miliar lebih untuk jalan, kesehatan, Pilkades serentak, dan rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. (Foto: Lombikini.com)

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) memperoleh tambahan ruang fiskal pada APBD 2026 setelah pemerintah pusat menyesuaikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan melunasi kekurangan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH). Tambahan transfer itu menambah belanja daerah Lombok Timur lebih dari Rp 290,5 miliar.

Pemkab Lotim mengarahkan tambahan anggaran itu untuk sejumlah kebutuhan prioritas: infrastruktur jalan, layanan kesehatan, pelaksanaan Pilkades serentak, dan rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong.

Sekretaris Daerah Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik menyampaikan hal itu saat mewakili Bupati Lombok Timur dalam Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur dengan agenda penyampaian Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 di Rupatama DPRD Lombok Timur.

Menurut Juaini Taofik, tambahan dana transfer dari pemerintah pusat memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan anggaran.

Baca Juga :  Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben

Pemkab Lotim mengarahkan anggaran ke sektor infrastruktur untuk membangun, meningkatkan, dan memelihara jalan, terutama ruas yang bernilai strategis bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Untuk infrastruktur jalan, jaringan, dan irigasi, Pemkab Lotim mengalokasikan belanja modal lebih dari Rp 71 miliar.

Pemkab Lotim juga memperkuat anggaran di sektor kesehatan. Pemkab Lotim mengalokasikan dana untuk memenuhi dan mengadakan alat kesehatan di tiga rumah sakit umum daerah. Selain itu, Pemkab Lotim menambah kepesertaan masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS Kesehatan.

Pemkab Lotim memanfaatkan tambahan anggaran itu untuk program-program prioritas.

Pemkab Lotim juga menyiapkan anggaran untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak berjalan optimal. Di luar belanja infrastruktur dan pelayanan dasar, Pemkab Lotim mengusulkan program strategis tahun jamak untuk merehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Perubahan KUA dan PPAS 2026 mengubah postur APBD Lombok Timur. Pendapatan daerah naik dari sekitar Rp 3,108 triliun menjadi sekitar Rp 3,301 triliun, atau bertambah sekitar Rp 193,510 miliar.

Dari sisi belanja, anggaran meningkat sekitar Rp290,558 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp3,108 triliun menjadi sekitar Rp3,399 triliun. Sementara untuk penerimaan pembiayaan, Pemkab Lotim menetapkan lebih dari Rp124,47 miliar, dari sebelumnya tidak dianggarkan.

Perubahan postur itu menunjukkan pemerintah daerah menyesuaikan kebijakan fiskal setelah memperoleh tambahan transfer dari pemerintah pusat. Pemkab Lotim menyatakan perubahan KUA dan PPAS 2026 bertujuan memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Dengan tambahan ruang fiskal tersebut, pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak pada kebutuhan masyarakat, terutama di sektor infrastruktur, kesehatan, dan pelayanan dasar. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027
Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Rp 290,5 Miliar APBD 2026 untuk Jalan, Kesehatan dan Pilkades

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA