LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, meresmikan langsung Pratama Nusa Medica Clinic (Medica Clinic) Sembalun pada Senin (22/6). Klinik rawat jalan 24 jam ini hadir untuk memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan dasar sekaligus menunjang kenyamanan wisatawan domestik dan mancanegara di kawasan destinasi wisata strategis Sembalun.
Peresmian itu berlangsung lancar dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, Forkopimcam Sembalun, direktur RSUD, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Basarnas, serta perwakilan pelaku wisata dan tokoh masyarakat setempat.
Presiden Direktur Pratama Nusa Medica, Putu Ardana, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, khususnya dalam proses perizinan operasional yang rampung dalam waktu relatif singkat.
“Kami membangun sarana prasarana ini kurang lebih empat bulan. Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Bupati serta jajaran Pemda yang memberikan kesempatan, sehingga Surat Izin Operasional Klinik Pratama Nusa Medica di Sembalun ini telah terbit,” ujarnya.
Putu menambahkan, klinik ini secara khusus didedikasikan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima secara berkesinambungan bagi warga lokal dan wisatawan.
“Harapan kami kepada para tokoh dan stakeholders untuk memberikan dukungan serta saran ke depan, bagaimana kami bisa memberikan pelayanan kesehatan prima,” tambahnya.
Bupati Haerul Warisin menyambut baik investasi di sektor kesehatan tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas medis pendukung sangat mendesak untuk melengkapi kapasitas Puskesmas Sembalun, mengingat daerah itu merupakan salah satu pusat perputaran ekonomi pariwisata di Lombok Timur.
“Ini merupakan hal yang sangat positif dan sangat baik bagi pelayanan kesehatan primer,” katanya.
Bupati berharap klinik tidak hanya melayani rawat jalan, tetapi ke depan juga dapat menyediakan fasilitas rawat inap dan kelengkapan peralatan yang memadai.
Ia pun mengingatkan tenaga medis agar selalu mengedepankan keramahan dan pendekatan humanis dalam melayani pasien.
“Menghadapi orang sakit itu harus dengan ramah tamah dan dengan senyum. Saya berharap ke depan klinik ini bisa maju, memiliki ruang rawat inap, dan dokter-dokter yang bagus,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati mewacanakan integrasi regulasi pariwisata dengan layanan kesehatan di masa mendatang. Melihat arus kunjungan wisatawan yang mencapai 400 hingga 600 orang per hari, pemerintah daerah berencana mewajibkan pemeriksaan atau penyesuaian kondisi fisik wisatawan sebelum melakukan aktivitas pendakian, di mana klinik setempat dapat mengambil peran strategis.
Di akhir sambutannya, Haerul Warisin menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mempermudah dan menggratiskan biaya perizinan bagi investor yang ingin membangun infrastruktur krusial di Lombok Timur guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga meminta manajemen klinik membangun sinergi dan kerja sama erat dengan Puskesmas Sembalun dalam hal sistem rujukan medis. ***
Penulis : Najamudin Anaji







