Ironi Praktik Ganda Dokter RSUD Soedjono Selong: Dingin di Rumah Sakit, Humanis di Klinik Pribadi

Selasa, 10 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Muhammad Ali, M. Si . (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Dr. Muhammad Ali, M. Si . (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.comRSUD dr. R. Soedjono Selong sebagai rumah sakit rujukan utama di Lombok Timur justru terus menerima keluhan warga atas pelayanan buruk. Pasien mengeluhkan sikap petugas yang tidak ramah, waktu tunggu berkepanjangan, hingga sikap dan komunikasi dokter yang tidak jelas bahkan kasar.

Ironisnya, beberapa dokter spesialis RSUD ini ternyata memberikan pelayanan jauh lebih baik di praktik swasta mereka. Muhammad Ali, orang tua pasien yang mengalami perlakuan buruk saat mengurus persyaratan magang anaknya beberapa waktu lalu, membenarkan hal ini.

“Saya syok melihat perbedaan pelayanan. Di RSUD, dokter datang terlambat dan bersikap dingin. Tapi di klinik swasta, mereka menjelaskan diagnosis dengan detail dan lebih manusiawi,” ungkap Ali dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Praktik Ganda Memicu Diskriminasi Layanan

Meski praktik kerja ganda dokter masih diperbolehkan, Ali mempertanyakan etika profesional mereka ketika pelayanan di rumah sakit jauh lebih buruk dibanding di klinik pribadi.

“Apakah pasien miskin tidak layak mendapatkan pelayanan bermutu? Ini jelas diskriminasi,” tegasnya.

Selain itu, Ali menambahkan bahwa banyak dokter spesialis memanfaatkan fasilitas rumah sakit pemerintah, termasuk kendaraan dinas, untuk mendukung praktik pribadi mereka.

Menurutnya, masalah ini bukan sekadar kesalahan individu, melainkan akibat lemahnya pengawasan dan tidak adanya sanksi tegas dari manajemen RSUD maupun Dinas Kesehatan Lombok Timur.

Baca Juga :  Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

“RSUD menjadi harapan terakhir masyarakat tidak mampu. Jangan biarkan mereka merasa seperti warga kelas dua,” tegas Ali.

Meski secara pribadi ia telah memaafkan perlakuan oknum dokter terhadap dirinya, Ali tetap mendesak perbaikan sistem pelayanan kesehatan.

“Secara pribadi, saya sudah memaafkan oknum dokter tersebut. Namun, sebagai warga Lombok Timur, saya berkewajiban memberikan masukan agar pelayanan RSUD bisa lebih baik ke depannya,” pungkasnya. ***

 

Catatan: Keluhan ini hanya menyasar oknum tertentu, bukan mencerminkan kinerja seluruh dokter di RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA