LOMBOKINI.com — Panggung penutupan Festival Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Lombok Timur mendadak riuh oleh sorak-sorai penonton pada Ahad (21/6/2026) malam.
Di sela-sela dentuman musik rock khas GIGI, sang vokalis, Armand Maulana, membocorkan sebuah momen menarik dari atas panggung mengenai adanya permintaan lagu yang tidak biasa dari orang nomor satu di Lombok Timur, H. Haerul Warisin.
Bukan lagu pop atau rock alternatif milik GIGI, sang Bupati justru secara khusus meminta grup band yang telah mewarnai belantika musik Indonesia selama tiga dekade ini untuk melantunkan tembang dangdut legendaris milik Rhoma Irama yang berjudul “Adu Domba”.
“Pak Bupati request lagu Bang Haji Rhoma Irama, Adu Domba. Lagu ini pernah saya nyanyikan,” seloroh Armand Maulana di hadapan ribuan pasang mata yang memadati area pelataran acara.
Permintaan spontan dari Bupati ini langsung memancing atensi besar dari khalayak. Pasalnya, lagu “Adu Domba” bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah karya seni yang sarat akan sindiran sosial serta pesan kuat tentang bahaya adu domba, fitnah, dan pentingnya menjaga soliditas di tengah masyarakat.
Kemeriahan malam itu juga disaksikan langsung oleh Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekda H.M. Juaini Taofik, jajaran pimpinan OPD, serta mantan Bupati Lombok Timur periode 2013–2018, H. Moch. Ali Bin Dachlan.
Momen Bams Ajak Bupati Bernyanyi Bersama
Selain keseruan dari grup band GIGI, atmosfer panggung hiburan rakyat ini kian semarak saat mantan vokalis Samsons, Bams, mengambil alih kemudi performa.
Usai menuntaskan lagu keduanya dengan apik, penyanyi bernama lengkap Bambang Reguna Bukit tersebut sempat menciptakan momen interaktif yang mencuri perhatian publik dengan mengajak Bupati Lombok Timur ikut naik ke atas panggung.
“Izin, dengan segala hormat, saya mengajak Pak Bupati untuk menemani saya di atas panggung,” ajak Bams di panggung.
Aksi spontan Bams tersebut seketika memicu sorak-sorai penonton yang berseru mendukung agar orang nomor satu di Lombok Timur itu memenuhi undangan sang musisi.
Namun, karena posisi H. Haerul Warisin berada di seberang area panggung utama, sang Bupati hanya merespons ajakan tersebut dengan tawa hangat dari tempat duduknya. Melihat reaksi tersebut, Bams kembali melempar candaan untuk mencairkan suasana.
“Apakah bapak ke sini atau saya ke sana?” seru Bams lagi yang disambut tawa penonton.
Meski akhirnya Bupati tidak bisa memenuhi permintaan untuk berduet karena keterbatasan jarak, Bams langsung mengondisikan panggung dan melanjutkan penampilannya dengan lagu berikutnya.
Kemeriahan malam puncak dari festival yang digelar sejak pertengahan Juni ini ditutup dengan apik lewat kolaborasi petikan gitar cadas John Paul Ivan serta unjuk gigi dari talenta lokal kebanggaan daerah, Bapackguru.
Penulis : Paozan Azima







