Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Literasi Provinsi NTB, Sinta Agathia Muhammad Iqbal. (Foto: Lombokini.com).

Bunda Literasi Provinsi NTB, Sinta Agathia Muhammad Iqbal. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bunda Literasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sinta Agathia M Iqbal, mengingatkan generasi muda agar bijak menghadapi kecerdasan buatan (AI). Ia menyampaikan hal itu dalam Seminar Nasional bertajuk “Strategi Meraih Beasiswa S1 dan S2 di Luar Negeri di Era AI” di Gedung Teater Perpustakaan UIN Mataram, Rabu 13 Mei 2026.

UKM Literasi Ilmiah UIN Mataram menggelar seminar tersebut. Di hadapan ratusan mahasiswa, Sinta merefleksikan perbedaan drastis akses informasi antara era 1990-an dan era digital saat ini.

“Dahulu mahasiswa harus berjuang fisik mendatangi perpustakaan dan mengandalkan warung internet (warnet). Kini, satu gawai menyimpan segala kemudahan informasi beasiswa dalam genggaman,” ujarnya.

Sinta menegaskan, tantangan mahasiswa kini berbeda. Menurutnya, teknologi AI yang melesat justru berpotensi membuat generasi muda malas jika tidak digunakan secara bijak.

“Jangan sampai AI membuat kalian menjadi generasi yang malas. AI seharusnya membantu bekerja lebih maksimal, bukan menggampangkan segala hal tanpa proses berpikir kritis,” tegasnya.

Baca Juga :  UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Selain soal AI, Sinta juga memperingatkan maraknya informasi beasiswa palsu di dunia maya. Ia menemukan banyak mahasiswa Indonesia menjadi korban penipuan informasi visual selama mendampingi suaminya yang bertugas sebagai duta besar di luar negeri.

Ia memberi contoh di Turki. Para pembuat brosur kerap memanipulasi visual kampus. Banyak calon mahasiswa tergiur karena mengira lokasi kampus berada di pusat kota, padahal kenyataannya berada di daerah terpencil dengan fasilitas tidak memadai.

Sinta meminta mahasiswa tidak hanya percaya pada satu kali klik. “Pelajari silabusnya, cek kebenarannya, dan yang terpenting: hubungi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di negara tujuan. Mereka sumber informasi paling akurat mengenai kondisi nyata di lapangan,” pesannya.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Dalam kesempatan itu, Sinta juga mengingatkan pentingnya literasi digital terkait isu sosial di NTB, seperti pernikahan usia anak dan stunting.

Ia menilai banyak ibu muda generasi Z menelan informasi mentah dari internet tanpa menyaringnya, baik soal pola asuh maupun asupan gizi.

“Literasi bukan sekadar membaca, tapi memahami informasi secara utuh. Masalah stunting terkadang bukan hanya soal ekonomi, tapi juga literasi gizi. Karena kemudahan aplikasi pesan antar makanan, banyak orang tua tidak lagi memperhatikan kandungan gizi untuk anak,” tambahnya.

Bunda Literasi itu mengajak mahasiswa tetap menjaga integritas di tengah kemudahan teknologi. Ia berharap para pemburu beasiswa tidak hanya fokus pada biaya kuliah (tuition fee), tetapi juga menyiapkan literasi budaya dan biaya hidup agar tidak kesulitan saat berada di luar negeri. ***

Penulis : Heri

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:15 WITA

Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA