Pemkab Lombok Timur Fokus Kembangkan Kawasan Ekas sebagai Pusat Ekonomi Minapolitan

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memastikan rencana strategis pengembangan wilayah tetap berlanjut pada 2026. Mereka menjadikan Kawasan Ekas di Jerowaru sebagai fokus utama pengembangan pusat ekonomi melalui program Minapolitan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman, menegaskan agenda pengembangan kawasan pusat lobster dan rumput laut ini merupakan kelanjutan dari visi besar daerah.

“Pak Bupati menginginkan pengembangan wilayah Minapolitan di Jerowaru, Ekas tetap menjadi pusat rumput laut dan lobster,” ujar Zaidar, Ahad 11 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan yang sedang berjalan saat ini menjadi pendukung utama ekosistem ekonomi tersebut. Pemerintah menargetkan proyek ini menciptakan dampak ekonomi (multiplier effect) secara luas.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

“Targetnya, jalan tersebut bisa memberikan dampak luar biasa bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tegasnya.

Menurutnya, akses jalan yang mantap akan memudahkan petani mengangkut hasil panen serta meningkatkan daya tarik wisata. Akibatnya, ekonomi warga di wilayah selatan diprediksi akan terus terkerek naik.

Meski demikian, Zaidar menegaskan program kemanusiaan tetap menjadi prioritas tahunan meski fokus pada penguatan ekonomi.

Bapperida Lotim juga tetap mengawal berbagai isu penting, seperti menjaga ketahanan pangan, memperkuat peran Koperasi Merah Putih, dan menekan angka stunting secara konsisten.

Baca Juga :  Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Terkait pelaksanaan teknis, Zaidar memberi catatan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi. Ia menekankan keberhasilan visi Lombok Timur SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) sangat bergantung pada kolaborasi nyata di lapangan.

“Kita nggak bisa kerja sendiri, semua harus kolaborasi lintas sektor biar visi Lombok Timur SMART ini benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Saat ini, Bapperida sedang mengintensifkan pengumpulan data dari tiap dinas untuk mengevaluasi efektivitas program. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA