Warga NTB Diminta Waspadai Peningkatan Cuaca Ekstrem 11-18 November

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak bencana banjir di wilayah NTB. (Foto: Lombokini.com/Dok. BPBD).

Dampak bencana banjir di wilayah NTB. (Foto: Lombokini.com/Dok. BPBD).

LOMBOKINI.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat akan meningkatnya potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 11-18 November 2025.

Analisis dinamika atmosfer BMKG menunjukkan sejumlah faktor yang memicu cuaca ekstrem ini. Faktor-faktor tersebut meliputi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di sekitar NTB, sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Selatan Jawa–NTB, serta tingginya kelembapan udara di berbagai lapisan atmosfer.

BMKG menyatakan bahwa kondisi tersebut semakin diperkuat oleh labilitas atmosfer, yang mendukung pembentukan awan konvektif penghasil hujan lebat pada skala lokal.

Baca Juga :  DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

“Gangguan atmosfer ini meningkatkan peluang terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir, kilat, dan angin kencang,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Marlin Topan Primadi, dalam rilis resminya, Selasa 11 November 2025.

Hujan lebat ini akan melanda sebagian besar wilayah NTB, termasuk Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

Selain itu, BMKG juga memperingatkan masyarakat pesisir akan potensi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter yang akan menerpa perairan Selat Lombok, Selat Bali, Selat Alas, Selat Sape bagian selatan, serta Samudera Hindia selatan NTB.

Baca Juga :  SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri

BMKG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir, banjir bandang, banjir rob, longsor, serta di daerah dengan banyak pohon rapuh.

“Kami mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi penanganan dan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi cuaca resmi,” tegas Marlin.

Menghadapi meningkatnya risiko cuaca ekstrem ini, BMKG menekankan pentingnya masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta menghindari aktivitas di area rawan bencana. ***

Penulis : Harianto

Editor : Najamudin Anaji

Sumber Berita: BMKG

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan
IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi
DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG
SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 21:32 WITA

TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan

Minggu, 27 September 2026 - 13:58 WITA

IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi

Selasa, 22 September 2026 - 23:22 WITA

DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

Jumat, 18 September 2026 - 19:59 WITA

SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA