Viral Pungli di Pusuk Sembalun, Dispar Tegaskan Gratis Tanpa Ada Tiket

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pariwisata Lombok Timur, Widayat saat berkunjung ke Taman Pusuk Sembalun, Kamis 1 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Kadis Pariwisata Lombok Timur, Widayat saat berkunjung ke Taman Pusuk Sembalun, Kamis 1 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Timur (Lotim) memasang banner peringatan di Taman Pusuk Sembalun guna memberantas praktik pungutan liar (pungli). Kadispar Lotim, Widayat, menegaskan langkah ini untuk mengingatkan pengunjung agar hanya menggunakan tiket resmi dari Pemda.

“Kami memasang banner ini untuk menghindari pungli. Jika tidak ada tiket resmi, pengunjung tidak boleh melakukan pembayaran,” tegas Widayat kepada media ini, Kamis 1 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pihaknya mengambil tindakan setelah laporan mengenai oknum yang memungut biaya Rp 10.000 per pengunjung tanpa memberikan tiket resmi viral di media sosial.

Widayat meminta pengunjung yang menemui pungli untuk mengambil foto untuk dijadikan barang bukti untuk segera melaporkan ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

“Kalau ada oknum yang melakukan pungli, tangkap saja,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa praktik tersebut berpotensi merusak citra pariwisata daerah.

Sebelumnya, salah seorang pengunjung, Saraswati, mengungkapkan kekecewaannya setelah berkunjung pada Ahad 28 Desember 2025.

“Ini pungli. Masak setiap yang masuk bayar Rp 10 ribu per orang, sementara tiket tidak ada,” ujarnya.

Ia menyebut, petugas di loket dengan santai mengatakan tiket tidak tersedia saat dimintai bukti pembayaran yang sah.

Widayat mengungkapkan, selain memasang banner, pihaknya juga meminta masyarakat untuk mengabadikan foto oknum pelaku pungli sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

Dispar Lotim kemudian dapat bertindak melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan petugas di pintu masuk agar tidak melakukan pungli.

Pemda telah menyediakan karcis resmi untuk digunakan. Setiap penarikan biaya di luar ketentuan resmi merupakan pungli.

“Jangan karena masalah ini, para wisatawan menjadi takut untuk berkunjung,” ujarnya.

Berdasarkan temuan di lapangan, sejumlah oknum di pintu masuk Taman Pusuk Sembalun diketahui menarik retribusi antara Rp 5. 000 hingga Rp 10. 000 per pengunjung tanpa memberikan karcis resmi. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:57 WITA

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:32 WITA

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA