Satwa Langka ‘Zoothera Dohertyi’ Ditemukan di Kawasan Gunung Rinjani

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 08:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anis Nusa Tenggara (Zoothera dohertyi). (foto:btn_gr_

Anis Nusa Tenggara (Zoothera dohertyi). (foto:btn_gr_

LOMBOKINI.com – Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) salah satu harta alam Indonesia yang luar biasa, kembali menjadi sorotan dengan kehadiran spesies langka yang menghuni kawasan ini.

Kali ini, kita berbicara tentang Anis Nusa Tenggara (Zoothera dohertyi), yang juga dikenal sebagai Chestnut-backed Thrush, merupakan hewan yang menarik perhatian para pengamat alam.

Spesies burung ini, tergolong dalam keluarga Turdidae, mempunyai status “Near Threatened” menurut IUCN. Anis Nusa Tenggara memiliki ukuran kecil sekitar 16-18 cm.

Ciri khasnya termasuk mahkota dan tengkuk hitam, dengan pola warna pada mukanya yang kontras hitam dan putih.

Bagian atas tubuhnya terlihat cokelat kadru, sementara palang sayapnya putih dan dada berwarna hitam dengan bintik-bintik hitam di sisinya.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Namun, yang membuat burung ini semakin menarik adalah garis hitam yang melebar dari dahi hingga tengkuk.

Leher dan dada burung ini berwarna hitam, sementara perut bagian atas dan sisi perutnya memiliki corak hitam dan merah karat pucat dengan pola totol-totol yang acak.

Punggungnya cokelat tua dan tunggirnya merah karat, sedangkan perut dan tunggungnya berwarna putih. Paruhnya berwarna hitam, sementara kakinya berwarna merah jambu kusam.

Anis Nusa Tenggara ini mendiami habitat hutan primer basah di kawasan Gunung Rinjani, dengan ketinggian mulai dari 200 hingga 2500 meter di atas permukaan laut.

Spesies ini juga dikenal karena memiliki suara yang sangat indah, menjadikannya target berburu bagi sebagian orang.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Diet burung ini terdiri dari cacing, serangga, dan kadang-kadang juga buah lunak serta bulir rumput. Proses perkembangbiakan mereka umumnya terjadi menjelang musim hujan.

Khususnya, Anis Nusa Tenggara ini sering teramati di Kawasan jalur pendakian Senaru, yang menjadi salah satu area penting di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Keberadaan spesies ini di kawasan tersebut memberikan kesempatan bagi para pengamat alam dan peneliti untuk mengamati dan memahami lebih lanjut keberagaman hayati yang menghuni Gunung Rinjani.

Meskipun burung ini tergolong sebagai spesies “Near Threatened,” langkah-langkah pelestarian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk menjaga populasi mereka di alam liar yang semakin terancam.***

Sumber Berita : Instagram @tn_gr_rinjani

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:27 WITA

BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:58 WITA

Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:14 WITA

BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:04 WITA

Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WITA

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:52 WITA

Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion

Berita Terbaru

Tim SAR Evakuasi Seluruh Penumpang dari KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Rabu 12 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com/Tim SAR Gabungan).

Berita

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Rabu, 12 Agu 2026 - 13:36 WITA