Potret Ojek Gunung Rinjani Solusi Efisien Waktu untuk Pendaki

Minggu, 31 Desember 2023 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sahrul (kiri) berpose dengan wartawan lombokini.com, ong (kanan). Photo: ong

Sahrul (kiri) berpose dengan wartawan lombokini.com, ong (kanan). Photo: ong

LOMBOKINI.com — Bagi para pencinta petualangan yang ingin menjelajahi Gunung Rinjani melalui pintu masuk Sembalun, kini ada opsi hemat waktu dengan menggunakan ojek gunung.

Ojek ini menyediakan layanan pengantar dari pintu masuk pendakian kandang sapi hingga ke Pos II, mengurangi waktu tempuh dari 3,5-4,5 jam menjadi hanya 40 menit.

Dengan tarif sekitar Rp200.000 per orang, ojek gunung rinjani ini dikelola oleh masyarakat setempat yang telah terampil dan profesional. Kendaraan yang digunakan sudah dimodifikasi untuk memastikan keselamatan penumpang.

Baca Juga :  Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Salah satu pengemudi ojek, Sahrul, mengungkapkan bahwa ia membawa pendaki sebanyak dua hingga tiga kali sehari, meskipun kadang-kadang tidak ada penumpang sama sekali.

Tarif standar Rp200.000 berlaku untuk semua pendaki, tanpa memandang kewarganegaraan, namun pendaki lokal di Pulau Lombok masih dapat bernegosiasi.

“Warga Lombok Timur masih bisa kita kurangi harganya,” kata Sahrul sambil menunggu penumpang di pertengahan pos 1, kamis, 28 Desember 2023.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Selain itu, tarif dapat diturunkan hingga Rp100.000 hingga Rp50.000 jika pendaki memilih naik ojek gunung rinjani di pertengahan jalan. Tetapi tergantung jarak tenpuhnya.

Uniknya, ojek gunung rinjani ini juga tersedia pada malam hari, dan pendaki yang memesan terlebih dahulu bisa mendapatkan potongan harga. Informasi lebih lanjut dan pemesanan dapat dilakukan melalui nomor/WhatsApp ojek Sahrul, 087765791284.

Dengan layanan ojek gunung rinjani, petualangan ke Gunung Rinjani menjadi lebih efisien waktu dan menyenangkan.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang
Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III
Pemkab Lotim Resmikan Destinasi Wisata Pantai Kahona Sekaroh
IKP Labuhan Haji dan Pemda Lotim Berseteru Soal Pengelolaan Sunrise Land Lombok
Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani
Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA