Duh! Kadispar Lotim Lelang Sejumlah Objek Wisata Demi Kepentingan

Kamis, 4 Januari 2024 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat objek wisata yang masuk lelang Dinas Pariwisata Lotim. Photo: Istimewa)

Empat objek wisata yang masuk lelang Dinas Pariwisata Lotim. Photo: Istimewa)

LOMBOKINI.COM — Akhir tahun 2023, sejumlah pengelola wisata di Lombok Timur atau Lotim dihebohkan dengan informasi pelelangan sejumlah Objek Wisata. Pengumuman pelengan dengan Nomor: 806/301/PAR/2023, ini diekspos oleh Dinas Pariwisata Lotim.

Dalam pengumuman pelengan yang ditandantangi Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Widayat, mengundang pihak ketiga untuk mengikuti pelelangan pengelolaan sejumlah objek pariwisata di Kabupaten Lotim tahun anggaran 2024.

Adapun objek wisata yang dilelang mulai dari tanggal 19 sampai dengan 26 Desember 2023, adalah Taman Wisata Labuhan Haji, Pesanggarahan Timbanuh, Pesanggarahan Puri Rinjani, dan Pantai Kerakat.

Pengumuman hasil pelelangan objek wista ini, belum diekspos oleh Dinas Pariwisata Lotim hingga saat ini. Bahkan, informasinya pelelangan telah dibatalkan.

Sementara pelelangan ini dalam rangka mengikut sertakan masyarakat dalam mengelola objek wisata. Selain itu, mendokrak Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2024.

Namun kabar buruknya bahwa objek wisata yang dilelalang mampu tingkatkan PAD, maka Kepala Dinas Pariwisata Lotim isunya bakal menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kabar buruk lainnya, diduga ada pihak ketiga telah memesan sejumlah objek pariwisata dengan nilai kontrak lebih tinggi dari jumlah nilai sewa pihak pengelola saat ini.

Baca Juga :  Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Salah satu contoh objek wisata menjadi incaran adalah Taman Wisata Labuhan Haji yang saat ini dikola oleh Sunrise Land Lombok atau SLL.

Taman Wisata Labuhan Haji ini merupakan proyek Pemda Lotim yang mangkrak. Namun, dengan gigihnya SLL dapat mengubah objek wisata ini menjadi tempat favorit saat ini.

SLL ini, dikelolah oleh 24 anak muda asal Labuhan Haji. Mereka memiliki komitmen untuk memajukan daerah wisata labuhan haji yang dikelola saat ini menjadi tujuan wisata aman dan bersih se-NTB.

Partisipasi mereka dengan kesadaran dalam pengembangan kepariwisataan di Lotim, sia-sia dengan sikap Kepala Dinas Pariwisata Lotim. Tanpa menjalin koordinasi, Dinas Pariwisata melelangan sepihak objek wisata tersebut. Hal ini disayangkan oleh Direktur SLL Qori’ Bayyinaturroyi.

Ia mengatakan, Taman Wisata Labuhan Haji ini diketahui banyak orang bahwa SLL lah yang mengelola. Telah berkontrak dengan Pemda Lotim, nilai kontrak lima puluh juta per tahunya.

“Lalu kenapa harus di lelang, kecuali kalau destinasi belum ada pengelola depenitifnya,”kata Qori, kepada media ini, disela-sela kegiatan Pojok Jurnasil yang digelar oleh FJLT di SLL, Minggu, 31 Desember 2023.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Ia menduga, Kepala Dinas Pariwisata memiliki misi pribadi. Dengan mendatangkan PAD lebih besar, akan mendapatkan jabatan di Dinas lain yang dianggap lebih becek. Selain itu, untuk menjatuhkan SLL, karena dianggap selalu mengkritik pariwisata Lotim.

“Permasalah ini sudah kami sampaikan ke Pj. Bupati, (H.M. Juaini Taofik). Beliau mengaku tidak tahu menau permasalah ini, dan berjanji akan berkoordinasi dengan Kadis itu (Widayat),”tuturnya.

“Seorang Bupati saja tidak tau prihal pelelangan ini, apa lagi sekelas kita,”tambah Qori.

Sementara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lotim, merilis jumlah PAD yang diperoleh Dinas Pariwisata Lotim tahun 2023. Tercatat sebesar tiga ratus dua puluh juta atau 6,4 persen dari target lima miliar dua ratus lima puluh juta.

PAD yang diperoleh tersebut, tidak berbanding lurus dengan jumlah pariwisata yang ada di Lotim. “Sistem PAD Pariwisata ini tidak maksimal dikelola,” kata Kepala Bapenda Lotim, Muksin, Rabu, 3 Januari 2023.

Hingga berita ini tayang, Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Widayat, dikonfirmasi beberapa kali belum menjawab. Media ini juga mengunjungi kantornya, namun tidak ditempat. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang
Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III
Pemkab Lotim Resmikan Destinasi Wisata Pantai Kahona Sekaroh
IKP Labuhan Haji dan Pemda Lotim Berseteru Soal Pengelolaan Sunrise Land Lombok
Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani
Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Berita Terbaru

Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Lombokini.com).

NTB

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:55 WITA

Ketua Asosiasi UMKM NTB, Deni. (Foto: Lombokini.com).

Ekonomi

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:35 WITA