Syamsul Luthfi : Halal Bihalal Merawat Tradisi Hamzanwadi

Kamis, 11 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PD NWDI Lombok Timur, HM Syamsul Luthfi di acara Halal Bihalal. (Lombokini.com)

Ketua PD NWDI Lombok Timur, HM Syamsul Luthfi di acara Halal Bihalal. (Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Ketua Umum PD NWDI Lombok Timur, HM Syamsul Luthfi usai perayaan lebaran makin menguatkan interaksi dengan menyapa jamaah pada acara halal bihalal di Birrul Walidain Pancor Lombok Timur, pada Kamis, 11 April 2024.

Halal bihalal merupakan bagian dari cara merawat tradisi Maulanaseikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid atau yang dikenal dengan Kiyai Hamzanwadi tetap dijalankan sebagai penghormatan kepada beliau, meskipun beliau telah tiada,” ujar Syamsul Luthfi di Pancor.

Syamsul Luthfi tampak antusias berbaur dengan jamaah, menyapa dan bersalaman satu per satu dengan hangat dan sejumlah tokoh yang hadir dari berbagai wilayah kecamatan di Lombok Timur.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

Dikatakan, acara halal bihalal ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam menjalin dan memperkuat ikatan sosial, spiritual, dan kemanusiaan.

Pada kesempatan itu, Syamsul Luthfi memberikan pesan-pesan yang penuh makna, mengajak jamaah untuk terus memperkokoh ukhuwah Islamiyah di tengah situasi bangsa pasca pemilu dan pemilihan presiden termasuk pilkada November 2024 mendatang.

Selain itu, Syamsul Luthfi juga berkesempatan untuk bertukar pikiran dengan tokoh agama dan masyarakat mengenai situasi pembangun daerah, khususnya Lombok Timur yang membutuhkan keterlibatan dan dukungan masyarakat.

Di sisi lain, dia mendengarkan dengan seksama aspirasi dan harapan jamaah, sembari memberikan motivasi untuk terus berjuang dalam kebaikan dan menjaga persatuan di tengah-tengah perbedaan.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Dia mengajak jamaah untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjawab tantangan-tantangan sosial dan kemasyarakatan yang saat ini memerlukan perhatian semua stakeholder.

“Isu-isu terkini perlu langkah konkret untuk diselesaikan, seperti isu kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup sehingga indeks pembangunan manusia (IPM) di Lombok Timur terus meningkat,” ujar Syamsul Luthfi.

Karena itu, Syamsul Luthfi mengajak jamaah agar terus menjaga stabilitas daerah. Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan lainnya perlu diperhatikan sehingga  mampu meningkatkan IPM di Lombok Timur secara signifikan.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA