Perseteruan di Jalur Pendakian Gunung Rinjani Meminta Tindakan dari Pemda Lotim

Senin, 1 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balai TN Rinjani tutup sementara jalur pendakian. (Foto: Lombokini.com).

Balai TN Rinjani tutup sementara jalur pendakian. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKini.com, – Perseteruan Asosiasi Trekking Organize di jalur pendakian Gunung Rinjani antara warga Senaru Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan warga sembalun Lombok Timur (Lotim) menarik perhatian berbagai kalangan. Salah satunya Asosiasi Pengusaha Pendakian Rinjani (APPR) Lotim.

Ketua APPR, Hamka Abdul Malik, mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketidakadilan yang dialami oleh pengusaha lokal di kawasan tersebut.

Hamka menegaskan bahwa asosiasi dari Senaru cenderung menutup diri dan mendominasi bisnis pendakian di wilayah tersebut, menyebabkan pengusaha lokal di Sembalun merasa diabaikan dan tidak dihargai.

Baca Juga :  Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

“Kami sebagai pengusaha lokal di Sembalun merasa diabaikan oleh asosiasi dari Senaru karena merasa kami tidak memiliki kontribusi terhadap kemajuan dan kesejahteraan kawasan Rinjani,” ujar Hamka dalam konferensi pers kepada beberapa media.

Dalam menanggapi permasalahan ini, Asosiasi Trekking Organize, guide, dan porter Lombok Timur telah bersiap untuk bertindak.

Mereka menekankan pentingnya menyelesaikan konflik ini dengan cepat dan tanpa adanya persaingan egois yang dapat merugikan kawasan pendakian di Rinjani, khususnya di wilayah Sembalun.

Hamka juga menyoroti tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim dalam menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga :  Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

Dia menegaskan perlunya pemerintah untuk turun tangan dan memperjuangkan kepentingan asosiasi-asosiasi lokal di wilayah tersebut dengan mengeluarkan regulasi yang melindungi mereka.

“Pemerintah harus bertindak untuk menyelesaikan persoalan di jalur pendakian Rinjani di wilayah Sembalun serta harus berpihak terhadap kepentingan asosiasi-asosiasi lokal,” tandasnya.

Dengan demikian, ketegangan di jalur pendakian Gunung Rinjani membutuhkan penanganan serius dari pemerintah setempat agar keamanan, kenyamanan, dan keberlangsungan pariwisata di kawasan tersebut tetap terjaga. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:57 WITA

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:32 WITA

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Nirmala Rahayu Luk Santi, anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, berada di SPPG Selaparang Monjok Timur 3 Mataram, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Lombokini.com)

Mataram

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Senin, 21 Sep 2026 - 23:36 WITA