Perseteruan di Jalur Pendakian Gunung Rinjani Meminta Tindakan dari Pemda Lotim

Senin, 1 April 2024 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNGR tutup sementara jalur pendakian Sembalun-Puncak Rinjani untuk evakuasi turis Brasil yang jatuh di Cemara Nunggal. (Foto: Lombokini.com).

TNGR tutup sementara jalur pendakian Sembalun-Puncak Rinjani untuk evakuasi turis Brasil yang jatuh di Cemara Nunggal. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKini.com, – Perseteruan Asosiasi Trekking Organize di jalur pendakian Gunung Rinjani antara warga Senaru Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan warga sembalun Lombok Timur (Lotim) menarik perhatian berbagai kalangan. Salah satunya Asosiasi Pengusaha Pendakian Rinjani (APPR) Lotim.

Ketua APPR, Hamka Abdul Malik, mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketidakadilan yang dialami oleh pengusaha lokal di kawasan tersebut.

Hamka menegaskan bahwa asosiasi dari Senaru cenderung menutup diri dan mendominasi bisnis pendakian di wilayah tersebut, menyebabkan pengusaha lokal di Sembalun merasa diabaikan dan tidak dihargai.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

“Kami sebagai pengusaha lokal di Sembalun merasa diabaikan oleh asosiasi dari Senaru karena merasa kami tidak memiliki kontribusi terhadap kemajuan dan kesejahteraan kawasan Rinjani,” ujar Hamka dalam konferensi pers kepada beberapa media.

Dalam menanggapi permasalahan ini, Asosiasi Trekking Organize, guide, dan porter Lombok Timur telah bersiap untuk bertindak.

Mereka menekankan pentingnya menyelesaikan konflik ini dengan cepat dan tanpa adanya persaingan egois yang dapat merugikan kawasan pendakian di Rinjani, khususnya di wilayah Sembalun.

Hamka juga menyoroti tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim dalam menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga :  Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Dia menegaskan perlunya pemerintah untuk turun tangan dan memperjuangkan kepentingan asosiasi-asosiasi lokal di wilayah tersebut dengan mengeluarkan regulasi yang melindungi mereka.

“Pemerintah harus bertindak untuk menyelesaikan persoalan di jalur pendakian Rinjani di wilayah Sembalun serta harus berpihak terhadap kepentingan asosiasi-asosiasi lokal,” tandasnya.

Dengan demikian, ketegangan di jalur pendakian Gunung Rinjani membutuhkan penanganan serius dari pemerintah setempat agar keamanan, kenyamanan, dan keberlangsungan pariwisata di kawasan tersebut tetap terjaga. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Berita Terbaru

PT Bintang Perdana Gemilang. [Foto: Istimewa]

Advertorial

PT. BINTANG PERDANA GEMILANG

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:02 WITA