Presiden Prabowo Apresiasi Pembangunan 600 Rumah Sementara di Aceh Tamiang dalam Waktu 8 Hari

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Apresiasi Pembangunan 600 Rumah Sementara di Aceh Tamiang dalam Waktu 8 Hari. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Presiden Prabowo Apresiasi Pembangunan 600 Rumah Sementara di Aceh Tamiang dalam Waktu 8 Hari. (Foto: Lombokini.com/Asman).

LOMBOKINI.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kinerja cepat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang berhasil menyelesaikan 600 unit rumah hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hanya dalam waktu delapan hari.

“Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik. Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi dan meringankan penderitaan rakyat. Itu merupakan kewajiban kita sebagai pejabat dan pemimpin,” ujar Prabowo saat meninjau langsung lokasi huntara di Aceh Tamiang, Kamis 1 Januari 2026.

Prabowo menegaskan kecepatan pembangunan ini sebagai bukti nyata kehadiran negara. Ia menyatakan fokus pemerintah adalah memastikan warga terdampak dapat segera kembali memulai kehidupan dengan layak dan bermartabat.

Baca Juga :  Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Terobosan dengan Kreativitas Lokal

Dalam prosesnya, Presiden memberikan arahan agar pengerjaan tetap efisien dengan memanfaatkan potensi lokal. Ia mendorong penggunaan bahan-bahan sederhana namun efektif, seperti lapisan tekstil atau anyaman di bawah atap seng, untuk meningkatkan kenyamanan suhu dalam hunian.

“Solusinya tidak usah mahal-mahal, bisa dari bahan lokal atau tekstil untuk melapisi seng agar tidak panas. Ini adalah bentuk kreativitas orang-orang di lapangan,” tambahnya.

Meski dibangun dengan konsep modular yang cepat, setiap unit huntara mengedepankan kualitas hidup. Fasilitas dalam huntara meliputi dua kasur, lemari, kipas angin, akses listrik, dan Wi-Fi gratis.

Pemerintah juga menyediakan fasilitas MCK komunal, klinik kesehatan, hingga taman bermain anak untuk mendukung kesehatan lingkungan.

Baca Juga :  DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit

Target 15.000 Unit dalam Tiga Bulan

Keberhasilan pembangunan 600 unit awal ini menjadi langkah pembuka dari target ambisius pemerintah. BPI Danantara diproyeksikan mampu membangun hingga 15.000 unit rumah sementara dalam tiga bulan ke depan.

Presiden Prabowo menegaskan, pembangunan fisik ini harus dibarengi dengan pemulihan martabat warga. Negara tidak hanya ingin membangun kembali bangunan, tetapi juga memastikan rasa aman dan kenyamanan dasar bagi setiap korban bencana melalui semangat gotong royong.

Pembangunan huntara ini mulai pekerjaannya sejak 24 Desember dan selesai tepat dalam waktu delapan hari, menunjukkan respons tanggap darurat yang terkoordinasi. ***

Penulis : Muhammad Asman

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA