Polda NTB Gandeng LRC Sulap Lahan Kritis SPN Belanting untuk Kemandirian Pangan

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda NTB Gandeng LRC Sulap Lahan Kritis SPN Belanting untuk Kemandirian Pangan. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Polda NTB Gandeng LRC Sulap Lahan Kritis SPN Belanting untuk Kemandirian Pangan. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Puluhan anggota Polri bersemangat menggarap lahan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Belanting, Polda NTB, pada Sabtu 4 Juni 2025. Mereka bahu-membahu mengangkut pupuk kandang, membawa bibit tanaman, dan menyirami lahan persiapan tanam. Suasana kerja yang akrab ini tetap hidup meski sedang dalam masa libur cuti bersama Idul Adha.

Kepala SPN Belanting Polda NTB, Kombes Pol. Sapto memimpin langsung pemanfaatan lahan seluas 52 hektar ini. “Kami manfaatkan 37 hektar lahan kosong untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegas Sapto.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

SPN Belanting bekerja sama dengan Lombok Research Center (LRC) menyiapkan program ini sejak awal Mei 2025. Mereka membuat lubang tanam, mengumpulkan pupuk organik, dan memesan bibit unggul. Pada 4 Juni lalu, mereka mulai menanam 1. 000 bibit pepaya California sebagai tahap awal.

“Program ini kami sesuaikan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto tentang kedaulatan pangan,” jelas Sapto. Kegiatan ini akan terintegrasi dengan kurikulum pendidikan di SPN Belanting.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Peneliti LRC, Maharani mengungkapkan potensi besar lahan SPN Belanting. “Tanah di sini sangat subur dan cocok untuk berbagai tanaman produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga meningkatkan nilai ekonomi dan kualitas lingkungan,” jelasnya melalui keterangan tertulis, Selasa 10 Juni 2025.

SPN Belanting dan LRC berkomitmen mengembangkan program ini secara berkelanjutan. Mereka akan menanam berbagai jenis tanaman seperti buah-buahan, sayuran, dan tanaman obat lokal untuk mendukung pembangunan nasional. ***

Berita Terkait

Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru