Petani Temukan Orok Bayi di Kali Asem Suralaga, Langsung Dilakukan Identifikasi

Selasa, 30 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Orok bayi yang ditemukan oleh petani di kali Asem Dusun Gelumpang Desa Suralaga. (Sumber:istimewa)

Orok bayi yang ditemukan oleh petani di kali Asem Dusun Gelumpang Desa Suralaga. (Sumber:istimewa)

LOMBOKINI.com – Seorang petani bernama Ikhsan di Suralaga, Lombok Timur, menemukan orok bayi ketika hendak mengairi sawahnya.

Pekerjaan biasa Ikhsan berubah menjadi momen mengejutkan saat dia menemukan seorang bayi yang baru lahir di kali Asem Dusun Gelumpang Desa Suralaga. Kejadian tragis itu terjadi pada Selasa pagi, 30 April 2024.

Menurut informasi dari aparat kepolisian Polres Lombok Timur, melalui Polsek Suralaga, Ikhsan sedang dalam perjalanan untuk membuka air di kali tersebut.

Baca Juga :  HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Ketika dia melihat bayi tersebut tergeletak di atas tumpukan sampah di aliran air. Tanpa ragu, Ikhsan segera memberitahu beberapa saksi yang sedang bekerja di sekitar sawahnya.

Saksi-saksi tersebut, termasuk L. Tarmizi, Marhono, dan Idham Kholik, segera dihubungi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Suralaga.

Baca Juga :  TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Kapolsek Suralaga, Ipda Bambang Supriyanto, memastikan kejadian tersebut dan segera melakukan identifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kami langsung menuju TKP dan bayi tersebut telah dievakuasi ke Puskesmas Suralaga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Bambang.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab dan tanggung jawab atas kejadian ini.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA