Penyaluran 237 Ribu Paket Sembako di Lombok Timur Ditargetkan Rampung dalam 12 Hari

Selasa, 18 Maret 2025 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPK Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hari Juniawan. (Foto: Lombokini.com).

PPK Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hari Juniawan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comPejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hari Juniawan, memastikan bahwa paket sembako senilai Rp 40 miliar untuk 237 ribu keluarga di Kabupaten Lombok Timur telah sesuai target. Hari menyampaikan hal ini di ruang kerjanya pada Selasa, 18 Maret 2025.

Hari menegaskan bahwa paket sembako ini bukan bagian dari program Bantuan Sosial (Bansos), melainkan upaya untuk membantu keluarga kurang mampu menghadapi dampak inflasi selama bulan puasa dan pasca-Idul Fitri.

Baca Juga :  Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

“Ini bukan paket Ramadan atau Lebaran, melainkan bantuan untuk masyarakat mengatasi inflasi,” tegasnya.

Pemerintah Daerah Lombok Timur akan menyalurkan paket sembako selama 60 hari kalender, mulai dari 14 Maret hingga 14 Mei 2025. Namun, pemerintah berharap penyaluran dapat selesai sebelum H-2 Idul Fitri.

“Tujuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan, termasuk zakat fitrah,” jelas Hari.

Hari juga menegaskan bahwa penyaluran yang tidak selesai di bulan Ramadan tidak melanggar aturan, karena sesuai dengan kontrak yang berlaku. “Penyaluran diperbolehkan selama 60 hari,” tegasnya.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Saat ini, paket sembako sedang dalam proses pengemasan dan akan mulai disalurkan secara lancar pada Kamis, 20 Maret 2025. Setiap hari, sekitar 20 ribu paket akan didistribusikan ke desa dan kelurahan.

“Dengan jumlah 237 ribu paket, penyaluran diperkirakan selesai dalam 12 hari,” pungkas Hari.***

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA