MPR RI Dorong Potensi Wisata untuk Hadapi Tren Global

Senin, 24 Juli 2023 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (nasdem.id)

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (nasdem.id)

LOMBOKINI.com Dalam upaya menghadapi tren global di sektor pariwisata, para pemangku kepentingan di Indonesia menegaskan pentingnya mendorong potensi wisata di berbagai daerah.

“Perubahan kebiasaan wisatawan global, harus diantisipasi agar berbagai potensi wisata di tanah air dapat beradaptasi dengan baik terhadap tren tersebut,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dilansir dari nasdem.id, pada Senin, 24 Juli 2023.

Catatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menunjukkan adanya perubahan perilaku berwisata di kalangan masyarakat dunia yang kemudian melahirkan tren wisata baru.

Perubahan paradigma kerja masyarakat dunia yang mengedepankan fleksibilitas dan “healing” (proses penyembuhan diri) mendorong kebutuhan akan refreshing dan wisata kebugaran.

Para wisatawan saat ini juga lebih tertarik mencari pengalaman liburan yang unik dan autentik. Dalam memilih destinasi wisata, rating dan review jujur dari para pengunjung memainkan peran penting dalam keputusan mereka.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Menurut Lestari, perubahan tren wisatawan dunia ini harus diantisipasi dengan langkah-langkah adaptasi yang tepat agar peluang pariwisata nasional untuk menarik wisatawan mancanegara semakin besar.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2023 mencapai 2,24 juta kunjungan, naik hingga 508,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode Januari-Maret 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia hanya mencapai 369.180 kunjungan.

Rerie, panggilan akrab dari Lestari, berharap berbagai upaya adaptasi ini dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya dan sejalan dengan usaha melestarikan budaya di berbagai destinasi wisata nasional.

Baca Juga :  Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Menurutnya, pelestarian budaya lokal akan mendukung terciptanya pengalaman wisata unik yang sangat diharapkan oleh para wisatawan mancanegara.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Rerie berpendapat bahwa langkah-langkah untuk menjawab perubahan tren wisatawan dunia saat ini harus diambil dengan tepat.

Dengan begitu, fenomena tren wisatawan saat ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi industri pariwisata nasional dan sekaligus turut serta dalam melestarikan budaya bangsa.

Dalam menghadapi perubahan tren pariwisata global, Indonesia sebagai destinasi wisata harus terus berinovasi dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan masa kini.

Dengan kerjasama dari berbagai pihak, diharapkan sektor pariwisata Indonesia akan semakin berkembang dan menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Sumber Berita : nasdem.id

Berita Terkait

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang
Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru