Kejari Lombok Timur Periksa Puluhan Kepala Sekolah dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 32,4 M

Kamis, 15 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Lombok Timur Periksa Puluhan Kepala Sekolah dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 32,4 Miliar

Kejari Lombok Timur Periksa Puluhan Kepala Sekolah dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 32,4 Miliar

LOMBOKINI.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur mempercepat penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur.

Penyidik telah memanggil dan memeriksa puluhan kepala sekolah sebagai saksi penerima barang senilai Rp 32,4 miliar pada tahun anggaran 2022.

Seorang kepala sekolah dari Kecamatan Labuhan Haji mengkonfirmasi pemeriksaannya di kantor Kejari Lombok Timur, Kamis 15 Mei 2025. “Saya memenuhi panggilan sebagai saksi,” ujarnya.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Dia menambahkan, banyak rekan sesama kepala sekolah masih menunggu giliran pemeriksaan.

Kejari juga menyita seluruh unit Chromebook dari sekolah-sekolah terkait. “Penyidik mengambil semua Chromebook usai pemeriksaan,” tegas seorang kepala sekolah dari Suryawangi.

Kasi Intel Kejari Lombok Timur, I Made Bayu Pinarta, menjelaskan bahwa kasus ini telah masuk tahap penyidikan sejak 30 April 2025.

“Tim khusus kami mengubah status kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan,” jelasnya dalam konferensi pers, Jumat 22 Mei 2025.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Tuding JPU Hilangkan Bukti Krusial di Sidang Mugni Ilma

Penyidik menemukan indikasi kuat pelanggaran dalam pengadaan 2022 tersebut. Chromebook yang dibeli tidak memenuhi spesifikasi Chrome OS (education update) sesuai Permendikbudristek No. 3 Tahun 2022. Selain itu, tim menemukan indikasi praktik pengarahan proyek ke vendor tertentu.

“Kami sedang mengidentifikasi tersangka dan menghitung kerugian negara,” tegas Bayu Pinarta.

Tim penyidik kini memfokuskan pada pengumpulan barang bukti dan alat bukti untuk memperkuat berkas perkara. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH NWDI Nilai Plt Dirut PDAM Lotim Melampaui Kewenangan, Kebijakan Berpotensi Cacat Hukum
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Bung Syam: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Uji Kredibilitas Kejaksaan Agung
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:23 WITA

HIMMAH NWDI Nilai Plt Dirut PDAM Lotim Melampaui Kewenangan, Kebijakan Berpotensi Cacat Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Berita Terbaru

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026. (Foto: Lombokini.com/Sekretariat DPRD Lombok Timur)

Advertorial

DPRD Lombok Timur: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WITA