LOMBOKINI.com – Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Pathul Kasturi, mengimbau para petani meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayahnya. Ia menegaskan, fenomena ini memerlukan kesiapsiagaan bersama untuk melindungi tanaman dan hasil panen.
“Petani harus waspada terhadap genangan air karena dapat merusak tanaman dan menurunkan produktivitas pertanian,” tegas Pathul Kasturi di kantornya, Jumat 16 Januari 2026.
Ia menyampaikan imbauan ini sebagai langkah antisipasi. Menurutnya, pencegahan sejak dini jauh lebih efektif daripada penanganan setelah kerusakan terjadi.
“Kami berharap kesadaran bersama dari petani untuk ikut peduli merawat irigasi, membersihkan saluran air, dan rutin memeriksa aliran air agar tetap lancar,” katanya.
Pathul Kasturi menjelaskan, salah satu upaya penting adalah memastikan saluran irigasi dan drainase berfungsi baik. Saluran air yang tersumbat dapat mengganggu kelancaran aliran dan memicu genangan di lahan.
“Musim hujan memang membawa berkah, tetapi juga memiliki risiko jika tidak kita kelola dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan, curah hujan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan banjir, terutama di daerah pertanian dataran rendah. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kerugian lebih besar.
Dinas Pertanian Lombok Timur terus memantau kondisi pertanian di berbagai wilayah guna memastikan dampak cuaca ekstrem terminimalisir. Petani juga akan mendapatkan pendampingan yang mereka butuhkan.
Kepala Dinas yang akrab disapa Miq Kasturi ini menekankan, sinergi antara pemerintah dan petani menjadi kunci menjaga keberlangsungan produksi pertanian di tengah perubahan cuaca. ***
Editor : Najamudin Anaji







