Dapur MBG Lombok Timur Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Rabu, 10 September 2025 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BGN sosialisasikan dan verifikasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lenek, Lombok Timur, pada Senin 7 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

Tim BGN sosialisasikan dan verifikasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lenek, Lombok Timur, pada Senin 7 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat telah mengoperasikan 57 dapur dari total target 159 dapur di Lombok Timur. Program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyatakan setiap dapur mampu menyerap 47 tenaga kerja.

“Program ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” tegas Wabup Edwin saat sosialisasi Pajak Kendaraan di Kantor Camat Sambelia, pada Selasa 9 September 2025.

Baca Juga :  143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Wabup Edwin juga menjelaskan kebijakan penggunaan bahan baku lokal. “Setiap dapur kami wajibkan menggunakan 30 persen bahan baku lokal,” ujarnya.

Kebijakan ini secara efektif membuka lapangan kerja baru dan mendukung para petani serta UMKM di Lombok Timur.

Baca Juga :  TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan program MBG telah menjangkau 20 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.

“MBG telah menciptakan 290.000 lapangan kerja baru,” katanya.

Program ini juga telah melibatkan 1 juta petani, nelayan, peternak, dan UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA