Dapur MBG Lombok Timur Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Rabu, 10 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BGN sosialisasikan dan verifikasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lenek, Lombok Timur, pada Senin 7 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

Tim BGN sosialisasikan dan verifikasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lenek, Lombok Timur, pada Senin 7 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat telah mengoperasikan 57 dapur dari total target 159 dapur di Lombok Timur. Program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyatakan setiap dapur mampu menyerap 47 tenaga kerja.

“Program ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” tegas Wabup Edwin saat sosialisasi Pajak Kendaraan di Kantor Camat Sambelia, pada Selasa 9 September 2025.

Baca Juga :  Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Wabup Edwin juga menjelaskan kebijakan penggunaan bahan baku lokal. “Setiap dapur kami wajibkan menggunakan 30 persen bahan baku lokal,” ujarnya.

Kebijakan ini secara efektif membuka lapangan kerja baru dan mendukung para petani serta UMKM di Lombok Timur.

Baca Juga :  Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan program MBG telah menjangkau 20 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.

“MBG telah menciptakan 290.000 lapangan kerja baru,” katanya.

Program ini juga telah melibatkan 1 juta petani, nelayan, peternak, dan UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA