Bupati Lombok Timur Luncurkan Tim Smart JKN untuk Tingkatkan Layanan BPJS

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Luncurkan Tim Smart JKN untuk Tingkatkan Layanan BPJS. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur Luncurkan Tim Smart JKN untuk Tingkatkan Layanan BPJS. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Ia menyampaikan hal ini saat menghadiri penandatanganan kerja sama program Pesiar dan meluncurkan Tim Smart JKN Kabupaten Lombok Timur di Rupatama I Kantor Bupati, Selasa 8 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan dengan Pemda Lombok Timur. Ia menilai kerja sama ini mampu mengatasi kendala pelayanan secara cepat melalui Tim Smart.

“Perhatian dan kerja sama BPJS Kesehatan dengan Pemda Lombok Timur sangat luar biasa. Berbagai kendala dapat segera kami tangani dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Bupati juga mengingatkan manajemen puskesmas dan rumah sakit agar memahami aturan terbaru: pelayanan BPJS Kesehatan kini hanya memerlukan KTP tanpa kartu peserta. Ia menekankan pentingnya menjamin ketersediaan obat untuk memudahkan akses masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Lombok Timur, Elly Widiani, menyoroti dua tantangan utama, mengejar target keaktifan peserta 80% pada 2025 sesuai RPJMN dan meningkatkan kualitas layanan yang setara tanpa diskriminasi. Elly mengapresiasi dukungan Pemda melalui Tim Smart yang melibatkan 11 OPD terkait, seperti Bappeda, Dinsos, dan Dukcapil.

“Kami harap Tim Smart mewujudkan layanan setara, mudah, akuntabel, responsif, dan terintegrasi atau SMART,” jelasnya.

Baca Juga :  Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Keaktifan peserta BPJS Kesehatan di Lombok Timur saat ini mencapai 72%. Penangguhan kepesertaan PBI JK oleh pemerintah pusat mempengaruhi angka ini, dengan lebih dari 95 ribu jiwa tertangguhkan. Meski demikian, Elly optimistis langkah reaktivasi Pemda akan mengurangi beban tersebut. Ia menekankan perlunya strategi lebih tajam dan penganggaran efektif untuk mencapai target.

Sebagai apresiasi, BPJS Kesehatan akan mengikutsertakan Tim Smart JKN Lombok Timur dalam lomba HUT BPJS Kesehatan Juli ini. Elly berharap partisipasi ini menunjukkan komitmen tim dalam mendorong keaktifan kepesertaan JKN. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru