Bupati Lombok Timur Luncurkan Tim Smart JKN untuk Tingkatkan Layanan BPJS

Selasa, 8 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Luncurkan Tim Smart JKN untuk Tingkatkan Layanan BPJS. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur Luncurkan Tim Smart JKN untuk Tingkatkan Layanan BPJS. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Ia menyampaikan hal ini saat menghadiri penandatanganan kerja sama program Pesiar dan meluncurkan Tim Smart JKN Kabupaten Lombok Timur di Rupatama I Kantor Bupati, Selasa 8 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan dengan Pemda Lombok Timur. Ia menilai kerja sama ini mampu mengatasi kendala pelayanan secara cepat melalui Tim Smart.

“Perhatian dan kerja sama BPJS Kesehatan dengan Pemda Lombok Timur sangat luar biasa. Berbagai kendala dapat segera kami tangani dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Bupati juga mengingatkan manajemen puskesmas dan rumah sakit agar memahami aturan terbaru: pelayanan BPJS Kesehatan kini hanya memerlukan KTP tanpa kartu peserta. Ia menekankan pentingnya menjamin ketersediaan obat untuk memudahkan akses masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Lombok Timur, Elly Widiani, menyoroti dua tantangan utama, mengejar target keaktifan peserta 80% pada 2025 sesuai RPJMN dan meningkatkan kualitas layanan yang setara tanpa diskriminasi. Elly mengapresiasi dukungan Pemda melalui Tim Smart yang melibatkan 11 OPD terkait, seperti Bappeda, Dinsos, dan Dukcapil.

“Kami harap Tim Smart mewujudkan layanan setara, mudah, akuntabel, responsif, dan terintegrasi atau SMART,” jelasnya.

Baca Juga :  RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Keaktifan peserta BPJS Kesehatan di Lombok Timur saat ini mencapai 72%. Penangguhan kepesertaan PBI JK oleh pemerintah pusat mempengaruhi angka ini, dengan lebih dari 95 ribu jiwa tertangguhkan. Meski demikian, Elly optimistis langkah reaktivasi Pemda akan mengurangi beban tersebut. Ia menekankan perlunya strategi lebih tajam dan penganggaran efektif untuk mencapai target.

Sebagai apresiasi, BPJS Kesehatan akan mengikutsertakan Tim Smart JKN Lombok Timur dalam lomba HUT BPJS Kesehatan Juli ini. Elly berharap partisipasi ini menunjukkan komitmen tim dalam mendorong keaktifan kepesertaan JKN. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 30 September 2026 - 15:19 WITA

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru