Banjir Terbesar Sejarah Rendam Enam Kecamatan di Mataram, 30.000 Jiwa Terdampak dan Satu Orang Meninggal

Senin, 7 Juli 2025 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Mataram akibatkan, 6.700 KK/30.000 Jiwa terdampak dan satu warga meninggal. (Foto: Lombokini.com/Kominfo).

Banjir Mataram akibatkan, 6.700 KK/30.000 Jiwa terdampak dan satu warga meninggal. (Foto: Lombokini.com/Kominfo).

LOMBOKINI.comBanjir yang melanda Kota Mataram pada Ahad 6 Juli 2025 malam mengakibatkan 6.700 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 30.000 jiwa terdampak. Banjir juga merenggut satu korban jiwa.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyatakan peristiwa ini sebagai banjir terbesar sepanjang sejarah karena melanda enam kecamatan secara merata. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memantau titik banjir di Mataram, Senin 7 Juli 2025.

Curah hujan tinggi berdurasi lama dan merata dari hulu hingga hilir memicu luapan air Sungai Ancar dan Kali Unus. Wali Kota menyebut kawasan BTN Riverside Selagalas mengalami kondisi terparah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri dan pihak terkait segera mengevakuasi korban ke tempat aman.

Baca Juga :  Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

“Alhamdulillah, pagi tadi air telah menyusut dan masyarakat dapat kembali ke rumah untuk membersihkan sisa banjir,” ujar Mohan.

Mengenai korban meninggal, Wali Kota menjelaskan arus listrik dari lampu penerang jalan yang terkena banjir menyengat seorang warga Ampenan. Pemkot Mataram telah memakamkan almarhumah dan memberikan santunan kepada keluarga.

Plt Kalak BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzaki, menjelaskan hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang sejak pukul 16.00 Wita, Ahad 6 Juli 2015 menyebabkan banjir. Hujan tersebut meningkatkan debit air sungai secara drastis hingga meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian air melebihi satu meter.

Baca Juga :  Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk 'Persit Bisa 2'

Tim gabungan BPBD NTB, BPBD Kota Mataram, TNI/Polri, relawan, dan aparat setempat langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Mereka membuka 10 titik pengungsian di masjid, sekolah, Asrama Haji, dan rumah warga. “Alhamdulillah, hari ini warga sudah kembali untuk membersihkan rumah,” kata Muzaki.

BPBD mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berada di luar rumah. Muzaki juga meminta warga tidak membuang sampah ke saluran air dan membersihkan drainase guna mengantisipasi luapan air. Ia mengingatkan warga mewaspadai potensi hujan dan angin kencang mendadak. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur
Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam
Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk ‘Persit Bisa 2’
Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga
Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok
Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak
Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 16:14 WITA

Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Senin, 4 Mei 2026 - 14:04 WITA

Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Kamis, 30 April 2026 - 20:14 WITA

Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Kamis, 30 April 2026 - 14:51 WITA

Pemkab Lotim-Unram Teken Hibah Lahan Riset Rumput Laut dan Klinik Spesialis di Ekas

Rabu, 22 April 2026 - 15:35 WITA

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Berita Terbaru

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air guna memadamkan sisa api yang menghanguskan gudang material MAN IC Lombok Timur, Senin 4 Mei 2026 malam. (Foto: Lombokini.com/Damkarmat Lombok Timur).

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA