Anggota DPR Tuntut PLN Jelaskan Kenaikan Tagihan Listrik yang Melonjak 30-50 Persen 

Jumat, 23 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam Tuntut PLN Jelaskan Kenaikan Tagihan Listrik yang Melonjak 30-50 Persen (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Anggota DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam Tuntut PLN Jelaskan Kenaikan Tagihan Listrik yang Melonjak 30-50 Persen (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam menyoroti kenaikan tagihan listrik pasca-berakhirnya program diskon 50 persen. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo di Kompleks Parlemen, Jakarta 22 Mei 2025, Mufti mempertanyakan komitmen PLN dalam melindungi masyarakat.

“Pak Darmawan, rakyat kita bingung dan ketakutan. Setelah program diskon selesai, tagihan listrik melonjak 30-50 persen. Apakah PLN ingin melindungi rakyat atau justru merampok mereka?” tegasnya.

Baca Juga :  Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Dia menegaskan, bukan hanya satu atau dua orang yang mengeluhkan kenaikan ini, melainkan ribuan pelanggan. Ia meminta PLN transparan mengenai kebijakan tarif.

“Kalau memang tarif naik, katakan saja. Jangan bohongi rakyat terus-menerus. Berikan penjelasan yang jelas agar masyarakat tidak terus was-was,” desaknya.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab dipanggil Gus Mufti Anam ini mengingatkan, dalam kondisi ekonomi saat ini, kenaikan sekecil apa pun sangat terasa bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

“Rakyat kita susah dapat Rp1.000, Pak. Gunakan akal sehat dan hati nurani. Jika memang ada kenaikan, jelaskan alasannya,” tegasnya.

Gus Mufti Anam mendesak PLN lebih transparan dan pro-rakyat dalam menetapkan kebijakan tarif. Ia menekankan, sebagai BUMN, PLN seharusnya melayani masyarakat, bukan membebani mereka.

“Kami ingin penjelasan langsung di sini. Benarkah tarif listrik naik? Jangan biarkan rakyat terus hidup dalam ketidakpastian,” pungkaasnya.  ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rabu, 23 September 2026 - 21:46 WITA

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Kamis, 3 September 2026 - 21:31 WITA

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA