Anggota DPR Tuntut PLN Jelaskan Kenaikan Tagihan Listrik yang Melonjak 30-50 Persen 

Jumat, 23 Mei 2025 - 00:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam Tuntut PLN Jelaskan Kenaikan Tagihan Listrik yang Melonjak 30-50 Persen (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Anggota DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam Tuntut PLN Jelaskan Kenaikan Tagihan Listrik yang Melonjak 30-50 Persen (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam menyoroti kenaikan tagihan listrik pasca-berakhirnya program diskon 50 persen. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo di Kompleks Parlemen, Jakarta 22 Mei 2025, Mufti mempertanyakan komitmen PLN dalam melindungi masyarakat.

“Pak Darmawan, rakyat kita bingung dan ketakutan. Setelah program diskon selesai, tagihan listrik melonjak 30-50 persen. Apakah PLN ingin melindungi rakyat atau justru merampok mereka?” tegasnya.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Dia menegaskan, bukan hanya satu atau dua orang yang mengeluhkan kenaikan ini, melainkan ribuan pelanggan. Ia meminta PLN transparan mengenai kebijakan tarif.

“Kalau memang tarif naik, katakan saja. Jangan bohongi rakyat terus-menerus. Berikan penjelasan yang jelas agar masyarakat tidak terus was-was,” desaknya.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab dipanggil Gus Mufti Anam ini mengingatkan, dalam kondisi ekonomi saat ini, kenaikan sekecil apa pun sangat terasa bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

“Rakyat kita susah dapat Rp1.000, Pak. Gunakan akal sehat dan hati nurani. Jika memang ada kenaikan, jelaskan alasannya,” tegasnya.

Gus Mufti Anam mendesak PLN lebih transparan dan pro-rakyat dalam menetapkan kebijakan tarif. Ia menekankan, sebagai BUMN, PLN seharusnya melayani masyarakat, bukan membebani mereka.

“Kami ingin penjelasan langsung di sini. Benarkah tarif listrik naik? Jangan biarkan rakyat terus hidup dalam ketidakpastian,” pungkaasnya.  ***

Berita Terkait

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN
Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’
Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran
Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan
Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Berita Terbaru

Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Lombokini.com).

NTB

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:55 WITA

Ketua Asosiasi UMKM NTB, Deni. (Foto: Lombokini.com).

Ekonomi

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:35 WITA