Aksi Tuntut Evaluasi Pariwisata Ricuh, Massa dan Aparat Bentrok di Kantor Bupati Lombok Timur

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengunjuk rasa dari Aliansi Peduli Pariwisata Lombok Timur mengalami luka berdarah di pelipis setelah terkena lemparan benda dari oknum aparat keamanan dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 20 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Seorang pengunjuk rasa dari Aliansi Peduli Pariwisata Lombok Timur mengalami luka berdarah di pelipis setelah terkena lemparan benda dari oknum aparat keamanan dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 20 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Aksi unjuk rasa Aliansi Peduli Pariwisata Lombok Timur di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa 20 Januari 2026, berakhir ricuh dan memicu bentrokan antara massa dengan aparat keamanan.

Aksi yang awalnya berlangsung damai dengan orasi menyampaikan tuntutan, berubah memanas setelah pembicaraan dengan perwakilan pemerintah tidak mencapai kesepakatan.

Massa menuntut Bupati Lombok Timur mencopot Kepala Dinas Pariwisata dan Staf Khusus Bupati bidang pariwisata yang mereka anggap merusak regulasi serta tata kelola pariwisata setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, sempat menerima massa atas perintah Bupati. Namun, penjelasan yang disampaikannya tidak memuaskan massa. Mereka bersikeras hanya ingin bertemu langsung dengan Bupati.

Baca Juga :  DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

“Saya diperintahkan oleh bupati untuk menerima massa aksi,” kata Sekda Juaini Taofik sebelum meninggalkan lokasi.

Setelah Sekda pergi, tensi meningkat. Massa berusaha mendobrak pintu gerbang kantor yang dijaga ketat aparat kepolisian dalam formasi pagar betis. Upaya menerobos blokade keamanan ini memicu ketegangan. Aparat kemudian memukul mundur massa yang mendesak.

Situasi semakin tidak terkendali ketika oknum aparat melemparkan benda ke arah massa hingga mengenai pelipis salah seorang pengunjuk rasa dan menyebabkan luka berdarah. Insiden ini memantik amarah massa yang langsung membalas dengan perlawanan.

Baca Juga :  Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi

“Keluarkan teman kami dari dalam! Kalau tidak, kami akan menerobos masuk!” teriak orator aksi melalui pengeras suara, menuding ada salah seorang massa yang diamankan oleh orang berpakaian preman di dalam kantor.

Mereka juga bersumpah tak akan tinggal diam. “Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan perlawanan!” teriak orator lainnya dengan semangat.

Aksi akhirnya bubar setelah berjam-jam. Massa menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan skala lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, sebelum kemudian membubarkan diri. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:26 WITA

Gubernur NTB Beri Tips Penting Bagi Warga yang Bepergian ke Luar Negeri

Senin, 30 Juni 2025 - 01:18 WITA

Inspirasi Desain Dapur Kontemporer yang Elegan dan Fungsional

Senin, 21 April 2025 - 20:01 WITA

MI6 Gelar Perayaan Ultah Bang Zul dengan Tema Rindu Bang Zul

Rabu, 11 September 2024 - 15:23 WITA

Kebiasaan Ini dapat Menghalangi Kebahagiaan Seseorang

Selasa, 10 September 2024 - 23:45 WITA

Tips Merancang Rumah Minimalis Modern Dicari Banyak Orang

Rabu, 4 September 2024 - 09:52 WITA

Desain Kolam Ikan Minimalis Batu Alam di Lahan Sempit

Berita Terbaru

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur M Nurul Wathoni. (Foto: Lombokini.com).

Pendidikan

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Jul 2026 - 21:59 WITA