Keji, Pria di Lombok Barat Bunuh Pacar: Kubur di Sumur dan Cor Beton

Sabtu, 23 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejam, Pria di Lombok Barat Bunuh Pacarnya: Kubur di Sumur dan Cor Beton. (Foto: Lombokini.com).

Kejam, Pria di Lombok Barat Bunuh Pacarnya: Kubur di Sumur dan Cor Beton. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Seorang pria berinisial IM (30) tega membunuh pacarnya sendiri, Nurminah (27), di kediamannya di Komplek Perumahan Griya Perampuan Asri, Labuapi, Lombok Barat. Untuk menghilangkan jejak, ia mengubur jenazah korban di dalam sumur dan menuangkan cor beton di atasnya.

Keluarganya, yang merupakan warga Desa Beleka, Kecamatan Gerung, pertama kali melaporkan Nurminah hilang pada Senin (12/8) setelah korban tidak pulang sejak Minggu (10/8) pagi. Laporan tersebut membawa penyelidikan Polsek Gerung dan Polres Lombok Barat ke rumah IM.

Kecurigaan warga terhadap rumah IM telah muncul sejak awal Agustus. “Mulai bulan Agustus, rumah itu sepi. Pintu tidak pernah terbuka,” ujar Kepala Desa Perampuan, Zubaidi, Sabtu 23 Agustus 2025.

Baca Juga :  Bung Syam: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Uji Kredibilitas Kejaksaan Agung

Zubaidi, menuturkan, keterangan warga dan tumpukan material pasir di depan rumah yang mencurigakan akhirnya membawa polisi untuk memeriksa lokasi tersebut pada Jumat (22/8).

Di dalam rumah, polisi menemukan fakta mengerikan. Mereka membongkar sebuah sumur sedalam tiga meter dan menemukan jasad Nurminah yang telah tertimbun berlapis pasir dan cor beton.

“Setiap setengah meter ditimbun pasir lalu dicor lagi. Kalau dari kondisi beton, ini baru sekitar dua atau tiga hari. Beton masih basah,” jelas Zubaidi.

Berdasarkan pengakuan pelaku, IM menganiaya Nurminah hingga tewas usai mereka bertengkar pada Minggu (10/8) sekitar pukul 12.00 WITA. Untuk menutupi kejahatannya, ia memasukkan jenazah kekasihnya itu ke dalam sumur, menimbunnya dengan pasir, dan menuangkan cor beton.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Tuding JPU Hilangkan Bukti Krusial di Sidang Mugni Ilma

Seorang warga setempat, Fuad, mengaku terkejut dengan tindakan IM. “Saya tahunya dia punya anak dan istri. Makanya kaget dapat info dia diduga membunuh pacarnya,” beber Fuad, yang mengenal IM sebagai tetangga yang baik dan pendiam.

Saat ini, polisi telah mengamankan TKP dan memasang garis polisi. Tim Inafis Polres Lombok Barat bersama tim forensik Polda NTB telah mengangkat jenazah untuk dilakukan identifikasi resmi.

Penyidik masih memeriksa IM secara intensif untuk mengungkap motif dan kronologi pasti pembunuhan ini. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Bung Syam: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Uji Kredibilitas Kejaksaan Agung
Pj Kades Ekas Buana Bantah Arahkan Isi Perdamaian Sekdes M dan ES
Sekdes Ekas Buana Berdamai dengan Keluarga ES Usai Skandal Hubungan Terlarang
Kuasa Hukum Tuding JPU Hilangkan Bukti Krusial di Sidang Mugni Ilma
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
Sorenggana Law Firm Buka Posbakum, Targetkan Merata se-Pulau Lombok

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:31 WITA

Bung Syam: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Uji Kredibilitas Kejaksaan Agung

Rabu, 30 September 2026 - 19:50 WITA

Pj Kades Ekas Buana Bantah Arahkan Isi Perdamaian Sekdes M dan ES

Rabu, 30 September 2026 - 17:13 WITA

Sekdes Ekas Buana Berdamai dengan Keluarga ES Usai Skandal Hubungan Terlarang

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA