Pemerintah Daerah Lombok Timur Upayakan Keseimbangan Harga Komoditas Pertanian

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 07:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik panen raya bawang putih di Sembalun. (foto: lombokini.com/istimewa)

Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik panen raya bawang putih di Sembalun. (foto: lombokini.com/istimewa)

LOMBOKINI.com – Salah satu tantangan utama sektor pertanian di Lombok Timur adalah fluktuasi harga komoditas pertanian. Meski petani telah berhasil meningkatkan produksi, mereka sering kali menghadapi masalah harga jual yang tidak memadai.

Mengenai persoalan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur (Lotim), terus berupaya memperbaiki jaringan perdagangan guna memastikan mekanisme yang adil dan menguntungkan bagi petani serta melindungi daya beli masyarakat.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, sesaat sebelum memimpin panen raya bawang putih di lahan Kelompok Tani Gureja Paok, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

“Jaringan-jaringan perdagangan juga sedang dipikirkan. Pemerintah selalu berupaya berada di posisi keseimbangan. Petani panennya bagus, tetapi harga juga tidak boleh kurang bagus, bagaimana sama-sama bagus,” jelasnya

Selain isu harga, Pj Bupati juga menyoroti pentingnya regenerasi petani di Lombok Timur. Dia berharap agar profesi petani bisa menjadi pilihan utama, terutama di wilayah Sembalun yang dikenal sebagai pusat hortikultura.

“Harapan kami tidak saja Sembalun untuk Lombok Timur, Sembalun untuk NTB, Sembalun untuk Indonesia, bahkan Sembalun untuk dunia,” harap Pj Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Pj. Bupati mengingatkan para petani untuk terus bekerja keras, tidak cepat puas, dan saling bekerja sama demi kemajuan bersama.

Baca Juga :  Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti Hadiri Peresmian RS Ummat di Lombok Timur 16 Mei 2026

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Sahri, sebelumnya melaporkan bahwa budidaya bawang putih di Lombok Timur tahun ini mencapai luas 425 hektar, tersebar di tiga kecamatan, yakni Sembalun, Suela, dan Wanasaba.

“Sembalun memiliki areal paling luas dengan 380 hektar dan berat panen mencapai 21 ton per hektar,”kata Sahri.

Dia berharap, program bawang putih yang didukung oleh Upland Project ini dapat mencapai target di atas 93%. Sehingga program ini bisa terus mendapatkan dukungan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan keterampilan petani dalam penyediaan bawang putih di masa mendatang.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan
87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta
Polres Lombok Timur Merotasi Kasat Intelkam dan Dua Kapolsek
TNI Bersenjata Lengkap Kawal Unjuk Rasa Anti Korupsi di Kejari Lombok Timur
Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST
Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:13 WITA

87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:23 WITA

Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:12 WITA

TNI Bersenjata Lengkap Kawal Unjuk Rasa Anti Korupsi di Kejari Lombok Timur

Senin, 11 Mei 2026 - 16:49 WITA

Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:58 WITA

Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32 WITA

Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

Berita Terbaru

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson. (Foto: Lombokini.com).

Berita

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA