Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Selasa, 20 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Satgas Monitoring dan Pengawasan MBG Lombok Timur H.
 Ahyan, S.H., M.H. (Foto: Lombokini.com)

Ketua Tim Satgas Monitoring dan Pengawasan MBG Lombok Timur H. Ahyan, S.H., M.H. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lombok Timur mengumpulkan data dan dokumen persyaratan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Satgas akan mengajukan dokumen tersebut kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar BGN memproses kelanjutan operasional SPPG.

Ketua Tim Satgas Monitoring dan Pengawasan MBG Lombok Timur, H. Ahyan mengatakan bahwa 82 SPPG di Lombok Timur telah mengantongi izin pendirian dapur. Ia menyampaikan hal itu di Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (20/10/2026).

Ahyan menyebut kelengkapan dokumen dan kesiapan dapur dari 82 SPPG itu bervariasi. Sebagian SPPG memenuhi seluruh persyaratan, sementara sebagian lain masih memiliki kekurangan. Bahkan, tingkat pemenuhan persyaratan sejumlah SPPG masih di bawah 75 persen.

Baca Juga :  Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

“Dari 82 SPPG tersebut, ada yang sudah 100 persen lengkap, tetapi ada juga yang masih di bawah 75 persen karena kondisi dapurnya. Sekarang kami sedang mengumpulkan dokumen untuk selanjutnya kami ajukan ke BGN agar BGN memproses operasionalnya,” ujar Ahyan.

Menurut Ahyan, pengumpulan dokumen menjadi salah satu tahapan yang perlu SPPG selesaikan sebelum SPPG dapat melanjutkan proses operasional.

Satgas masih mendata dan menghimpun dokumen dari masing-masing SPPG untuk memastikan SPPG memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Ahyan menyatakan saat ini 15 SPPG di Lombok Timur menerima Surat Pemberhentian Sementara (SPS). Ia mengatakan Satgas telah meminta mitra menyerahkan catatan dan persyaratan yang perlu mitra perbaiki.

Baca Juga :  Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Ia berharap mitra segera menuntaskan perbaikan sesuai catatan BGN sehingga dapur yang menerima SPS dapat kembali beroperasi.

“Kami sudah menyerahkan kepada mitra agar segera menyempurnakan apa yang menjadi catatan dari BGN. Harapannya, setelah mitra memperbaiki semua kekurangan, SPPG tersebut bisa segera beroperasi kembali,” kata Ahyan.

Satgas Monitoring dan Pengawasan MBG Lombok Timur terus berkoordinasi dan memantau kelengkapan dokumen serta kesiapan dapur SPPG, baik SPPG yang telah mengantongi izin namun belum beroperasi maupun SPPG yang menerima SPS.

Ahyan menegaskan Satgas mengambil langkah itu agar proses pemenuhan persyaratan dan pengajuan operasional berjalan sesuai ketentuan BGN. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA