Bupati Haerul Warisin Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam pidato arahannya, H. Haerul Warisin memberikan apresiasi mendalam terhadap kesiapan para kafilah yang dinilainya sudah sangat mantap dan matang untuk bertanding.

Dalam pidato arahannya, H. Haerul Warisin memberikan apresiasi mendalam terhadap kesiapan para kafilah yang dinilainya sudah sangat mantap dan matang untuk bertanding.

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Lombok Timur pada Ahad (7/6/26). Para kafilah ini akan berlaga pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026.

Perhelatan akbar yang mengusung tema “Masmirah Mendunia, Menebar Rahmatan Lil ‘Alamin” ini dipusatkan di Kabupaten Lombok Tengah dan dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari penuh, terhitung sejak tanggal 7 hingga 16 Juni 2026.

Prosesi pelepasan ini dipenuhi suasana optimisme tinggi dari seluruh jajaran pemerintah daerah dan para peserta yang siap membawa pulang piala kemenangan.

Dalam pidato arahannya, H. Haerul Warisin memberikan apresiasi mendalam terhadap kesiapan para kafilah yang dinilainya sudah sangat mantap dan matang untuk bertanding.

Mengingat pada tahun terdahulu Lombok Timur harus puas berada di peringkat ketujuh dari sepuluh kabupaten dan kota se-NTB, Bupati menegaskan target besar agar tahun ini kontingennya mampu menembus posisi tiga besar tingkat provinsi.

Beliau juga menitipkan pesan krusial agar seluruh peserta menjaga kondisi fisik mereka selama kompetisi berlangsung agar penampilan di arena lomba tetap maksimal dan tidak terganggu oleh masalah kesehatan.

“Kesiapan kafilah sudah mantap. Kalau tahun terdahulu kita di peringkat ketujuh, mudah-mudahan tahun ini kita bisa berada di tiga besar. Saya berharap semua kafilah tetap menjaga kesehatan dan makanan. Jangan sampai saat di arena kumat batuk-batuk, pasti itu akan gagal dapat nilai,” ujar H. Haerul Warisin memberikan wejangan langsung kepada para kafilah dalam pidato sambutannya.

Selain memberikan suntikan motivasi secara moril, Bupati Haerul Warisin juga membawa kabar gembira mengenai potensi penambahan dana segar bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lombok Timur.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Ia berjanji, jika Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Lombok Timur berhasil dicairkan oleh pemerintah pusat—menyusul kesuksesan daerah ini meraih prestasi luar biasa sebagai juara pertama TP2DD dan keberhasilan menekan laju inflasi hingga menerima penghargaan langsung di hadapan Presiden—maka anggaran operasional LPTQ akan ditambah sebesar satu miliar rupiah.

Langkah ini sengaja dilemparkan sebagai stimulus agar seluruh pengurus gencar memanjatkan doa demi kelancaran administrasi daerah.

“Kalau DID masuk, LPTQ akan saya tambahkan satu miliar. Tugasnya apa sekarang? Berdoa, Pak, supaya DID kita masuk. Kalau uang ini sudah masuk, Bapak saya kasih satu miliar deh, supaya Bapak berdoa. Lebih-lebih Bapak ini pengurus LPTQ yang tentunya sangat dekat dengan membaca Al-Qur’an,” kelakar Bupati Haerul Warisin yang langsung disambut riuh tepuk tangan dan tawa dari para hadirin di aula pertemuan.

Di samping itu, beliau juga mengingatkan agar seluruh kafilah senantiasa menjaga sopan santun dan kebersihan tempat menginap selama berada di hotel daerah tetangga.

Sebelumnya, Ketua Umum LPTQ Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan laporan resmi mengenai kesiapan teknis seluruh kontingen.

H. Muhammad Juaini Taofik menjelaskan bahwa seluruh pengurus dan tim pelatih telah mengerahkan dedikasi terbaik mereka dalam mendampingi para peserta melalui rangkaian pembinaan serta pelatihan intensif, yang sengaja dikombinasikan dengan memanfaatkan sistem daring (online) maupun tatap muka (offline).

Upaya keras yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi para qari dan qariah Lombok Timur untuk meraih prestasi gemilang dan menaikkan harkat daerah di tingkat provinsi.

Berdasarkan skema agenda resmi, rangkaian perhelatan MTQ XXXI NTB 2026 ini akan berjalan sangat padat sejak hari pertama, yang diawali dengan penerimaan peserta, penyambutan dewan hakim, hingga panitera provinsi pada tanggal 7 Juni 2026.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Memasuki hari kedua dan ketiga, agenda akan berlanjut pada pendaftaran ulang, malam ta’aruf, pelantikan dewan hakim, pawai ta’aruf, pengambilan maqra’, hingga malam pembukaan resmi.

Adapun inti dari musabaqah atau babak penyisihan sendiri bakal digulirkan selama empat hari penuh dari tanggal 10 hingga 13 Juni, disusul babak final pada tanggal 14 Juni. Sebelum kafilah dilepas kembali ke daerah asal pada tanggal 16 Juni, para peserta akan mengikuti rapat pleno dewan hakim, rekreasi bersama, dan malam penutupan pada tanggal 15 Juni.

Untuk memfasilitasi banyaknya cabang yang dilombakan, panitia besar telah memetakan lokasi majelis secara spesifik di beberapa titik strategis di Lombok Tengah dengan waktu pelaksanaan mayoritas dimulai pukul delapan pagi.

Cabang Tilawah Al-Qur’an untuk semua golongan ditempatkan di Becingah Agung Masmirah, sementara Cabang Qira’at Sab’ah akan dipusatkan di Masjid Agung Lombok Tengah. Untuk Cabang Hifzil Qur’an golongan 1 juz dan 5 juz dialokasikan di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, sedangkan golongan 10, 20, dan 30 juz akan bertempat di Masjid POLTEKPAR Lombok.

Selanjutnya, Gedung PKK Lombok Tengah atau Pendopo Bupati akan menjadi arena bagi Cabang Tafsir Al-Qur’an, dan GOR POLTEKPAR Lombok dipilih sebagai lokasi Cabang Fahmil serta Syarhil Qur’an.

Terakhir, Cabang Khath Al-Qur’an yang mencakup kaligrafi digital dan dekorasi akan menempati area VIP Deluxe Pertamina Sirkuit Mandalika, sementara Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an akan dilaksanakan di Ruang CAT BKPSDM Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan pemetaan yang matang ini, kafilah Lombok Timur kini melangkah mantap menuju bumi Tatas Tuhu Trasna demi merebut kembali kejayaan keagamaan mereka.

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA