Dari Pulau Terpencil, Ibu dan Anak Cerebral Palsy Berjuang Lawan Gizi Buruk dan Infeksi Paru

Kamis, 29 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Pulau Terpencil, Ibu dan Anak Cerebral Palsy Berjuang Lawan Gizi Buruk dan Infeksi Paru. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Dari Pulau Terpencil, Ibu dan Anak Cerebral Palsy Berjuang Lawan Gizi Buruk dan Infeksi Paru. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Seorang ibu di Pulau Maringkik, Lombok Timur, berjuang menanggung biaya pengobatan anaknya yang menderita Cerebral Palsy, gizi buruk, dan infeksi paru. Bije Danu Arrapfah (6 tahun) kini menjalani perawatan intensif di RSUD Soedjono Selong.

Ibu kandungnya, Peni Anggraini, mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap dan kesulitan memenuhi biaya pengobatan, nutrisi khusus, serta transportasi.

Baca Juga :  Jerry Dorong Penguatan Hulu agar NTB Jadi Pusat Industri Kelapa

Setiap kontrol kesehatan, ia harus membawa Danu menempuh perjalanan bolak-balik menggunakan perahu dari Pulau Maringkik.

“Saya dan keluarga tidak memiliki pekerjaan tetap. Begitu juga ayah Danu,” ujar Peni.

Melihat kondisi itu, Ketua Umum Lembaga Inspiratif Lombok Smart (ILS), Sukarman Riadi, mengajak masyarakat dan para dermawan untuk membantu meringankan beban pengobatan Danu.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

“Kami mengetuk hati para dermawan untuk mendukung perawatan Bije Danu Arrapfah agar ia mendapat penanganan medis yang layak,” seru Sukarman, Kamis 29 Kamis 2026.

Bantuan dapat disalurkan melalui nomor kontak 0877-4472-4777 a/n Ela Azhari untuk biaya operasional dan pemenuhan gizi. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jerry Dorong Penguatan Hulu agar NTB Jadi Pusat Industri Kelapa
Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas
HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:29 WITA

Jerry Dorong Penguatan Hulu agar NTB Jadi Pusat Industri Kelapa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:59 WITA

Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WITA

HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA