LOMBOKINI.com – Cuaca buruk melanda perairan Selat Alas dan memaksa ASDP Cabang Kayangan menetapkan status waspada untuk aktivitas penyeberangan feri dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menjelang akhir 2025.
General Manager ASDP Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, mengatakan seluruh kapal di lintasan Kayangan-Poto Tano masih tetap beroperasi dengan kewaspadaan tinggi.
“Semua kapal pada lintasan ini tetap berlayar dalam status waspada,” ujar Erlisetya saat dihubungi, Sabtu 27 Desember 2025.
Menurutnya, pihaknya belum mengeluarkan perintah resmi untuk menutup sementara layanan penyeberangan, meski kondisi cuaca di perairan Selat Alas terpantau kurang bersahabat.
“Saat ini belum ada larangan atau penutupan operasi pelayaran,” tegasnya.
Erlisetya menjelaskan, kecepatan angin di wilayah tersebut masih berkisar 32 hingga 38 knot. Angka ini masih berada di bawah ambang batas penutupan operasional.
“Biasanya kami menutup operasi jika angin melebihi 40 knot dan gelombang mencapai 1,5 sampai 3 meter,” jelasnya.
Meski demikian, ASDP bersama operator pelayaran terus memantau kondisi cuaca secara berkala guna mengantisipasi perubahan yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
“Tim pelayaran masih terus memantau dan kondisi cuaca sudah mulai menunjukkan tanda-tanda mereda,” pungkasnya.
ASDP mengimbau calon penumpang untuk selalu mengikuti arahan petugas di pelabuhan dan memperbarui informasi cuaca terbaru demi keselamatan bersama selama perjalanan. ***
Editor : Najamudin Anaji







