Cuaca Buruk Selat Alas, ASDP Tetap Operasikan Feri dengan Status Waspada

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASDP Pantau Cuaca 24 Jam, Layanan Penyeberangan Kayangan-Poto Tano Belum Ditutup. (Foto: Lombokini.com).

ASDP Pantau Cuaca 24 Jam, Layanan Penyeberangan Kayangan-Poto Tano Belum Ditutup. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Cuaca buruk melanda perairan Selat Alas dan memaksa ASDP Cabang Kayangan menetapkan status waspada untuk aktivitas penyeberangan feri dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menjelang akhir 2025.

General Manager ASDP Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, mengatakan seluruh kapal di lintasan Kayangan-Poto Tano masih tetap beroperasi dengan kewaspadaan tinggi.

“Semua kapal pada lintasan ini tetap berlayar dalam status waspada,” ujar Erlisetya saat dihubungi, Sabtu 27 Desember 2025.

Baca Juga :  Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Menurutnya, pihaknya belum mengeluarkan perintah resmi untuk menutup sementara layanan penyeberangan, meski kondisi cuaca di perairan Selat Alas terpantau kurang bersahabat.

“Saat ini belum ada larangan atau penutupan operasi pelayaran,” tegasnya.

Erlisetya menjelaskan, kecepatan angin di wilayah tersebut masih berkisar 32 hingga 38 knot. Angka ini masih berada di bawah ambang batas penutupan operasional.

“Biasanya kami menutup operasi jika angin melebihi 40 knot dan gelombang mencapai 1,5 sampai 3 meter,” jelasnya.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Meski demikian, ASDP bersama operator pelayaran terus memantau kondisi cuaca secara berkala guna mengantisipasi perubahan yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

“Tim pelayaran masih terus memantau dan kondisi cuaca sudah mulai menunjukkan tanda-tanda mereda,” pungkasnya.

ASDP mengimbau calon penumpang untuk selalu mengikuti arahan petugas di pelabuhan dan memperbarui informasi cuaca terbaru demi keselamatan bersama selama perjalanan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:13 WITA

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 20:27 WITA

Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA