Wakil Bupati Lombok Timur dan TNI Hijaukan Rinjani dengan 580 Pohon Endemik

Jumat, 23 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur dan TNI Hijaukan Rinjani dengan 580 Pohon Endemik. (Foto: Lombokini.com).

Wakil Bupati Lombok Timur dan TNI Hijaukan Rinjani dengan 580 Pohon Endemik. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Edwin Hadiwijaya, membuktikan komitmennya terhadap lingkungan dengan turun langsung menanam pohon di kaki Gunung Rinjani.

Bersama TNI dan masyarakat, ia menanam 580 bibit pohon endemik seperti jukut, bajur, sonokeling, dan beringin dalam rangkaian Hari Bakti ke-68 Kodam IX/Udayana, Jumat 23 Mei 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Dusun Lendang Luar, Desa Sembalun, tepat di batas kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Edwin tak sekadar hadir untuk seremoni, ia menggali tanah, menanam bibit, dan mengajak warga bergerak bersama.

Baca Juga :  Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

“Ini bukan acara simbolis. Kalau bukan kita yang jaga lingkungan, siapa lagi?” tegasnya.

Selain Wabup Edwin, Danrem 162/WB Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, para Dandim se-NTB, Kabinda NTB, Asisten III Setda NTB, Polres, Satpol PP, tokoh agama, tokoh adat, hingga gerakan Pramuka turut serta dalam aksi penghijauan ini.

Menurut Edwin, kegiatan ini sejalan dengan visi Lombok Timur SMART, khususnya poin kelima tentang pengelolaan lingkungan berkelanjutan. “Kita tanam kesadaran sejak sekarang. Ini soal masa depan anak cucu,” ujarnya.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Danrem Sjasul Arief menegaskan, penanaman pohon bukan sekadar rutinitas. “Pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi oksigen generasi mendatang. Jangan anggap remeh,” pesannya.

Aksi nyata ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tak hanya tentang kebijakan di balik meja, tapi juga turun langsung membawa perubahan. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur
LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim
Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang
Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:59 WITA

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA