Wabup Lombok Timur Ajak PMI dan Seluruh Pihak Sinergi Atasi Ancaman Status UHC

Sabtu, 30 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lombok Timur Ajak PMI Sinergi Atasi Ancaman Status Universal Health Coverage. (Foto: Lombokini.com/Humas).

Wabup Lombok Timur Ajak PMI Sinergi Atasi Ancaman Status Universal Health Coverage. (Foto: Lombokini.com/Humas).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengajak seluruh pihak, khususnya relawan dan anggota Palang Merah Indonesia (PMI), untuk bersinergi mengatasi masalah jaminan kesehatan yang mengancam status Universal Health Coverage (UHC) di Lombok Timur.

Wabup menyampaikan hal tersebut saat membuka acara Musyawarah PMI VIII di aula PMI Kabupaten Lombok Timur, Sabtu 30 Agustus 2025.

Baca Juga :  LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Wakil Bupati menyoroti tantangan serius terkait 108 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan yang nonaktif. Pemerintah Daerah Lombok Timur telah berupaya mengaktifkan kembali 65 ribu dari total kepesertaan nonaktif tersebut.

Wabup menekankan perlunya kolaborasi lintas sektoral untuk mencapai target ini. Ia menyatakan bahwa upaya ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, dan DP3AKB.

Baca Juga :  Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Wabup menyampaikan apresiasi mendalam kepada relawan PMI atas kerja keras dan dedikasinya. Ia berharap PMI dapat menjadi mitra utama pemerintah di bidang sosial.

“Perhimpunan relawan tidak diukur dari nilai, tetapi dari kerja-kerja mereka yang sangat membantu pemerintah,” ujarnya.

Musyawarah tersebut turut menghadirkan perwakilan PMI Provinsi NTB, OPD lingkup pemda Lotim, forkopimda, dan pengurus PMI se-Lombok Timur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA