Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua PWI NTB 2025-2030

Sabtu, 12 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua PWI NTB 2025-2030. (Dok. Lombokini.com).

Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua PWI NTB 2025-2030. (Dok. Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2025-2030 pada minggu pertama Agustus 2025 memunculkan tiga nama kuat, H. Muludin atau Tuan Emet, H. Abdus Syukur dan Nasruddin Zein. Panitia Pemilu menjadwalkan pemilihan tersebut awal Agustus mendatang.

Ketua Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov), H. Abdus Syukur, membenarkan beberapa calon telah mengambil formulir pendaftaran. Namun, baik dirinya maupun petahana Nasruddin Zein belum mengembalikan formulir untuk diverifikasi panitia.

“Kami sudah menyerahkan formulir ke calon. Kami berharap mereka segera mengembalikannya sebelum batas waktu agar proses verifikasi berjalan lancar,” ujar Abdus Syukur di Mataram, Jumat 11 Juli 2025.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Lombok Timur, H. Muludin, secara terbuka menyatakan kesiapannya bertarung. Ia menegaskan telah menyerahkan formulir pendaftaran ke panitia.

“Saya sudah mendaftar secara resmi. Ini bentuk keseriusan saya membawa perubahan di tubuh PWI NTB,” tegas Muludin yang akrab disapa Tuan Emet.

Baca Juga :  TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan

Muludin menyoroti stagnasi organisasi selama bertahun-tahun. Salah satu isu krusial yang ia angkat adalah ketiadaan kantor tetap PWI NTB meski organisasi ini telah berdiri lebih dari dua dekade.

“PWI NTB sudah berdiri 25 tahun, tapi sampai hari ini belum punya kantor tetap. Ini ironi sekaligus tamparan bagi kita semua yang menginginkan organisasi lebih berwibawa dan mandiri,” sesalnya.

Ia menekankan PWI NTB harus menjadi organisasi kuat secara kelembagaan dan rumah besar bagi seluruh wartawan NTB tanpa sekat kepentingan.

“Saatnya perubahan untuk membawa PWI NTB lebih progresif, terbuka, dan responsif. Kita butuh regenerasi, bukan hanya dari sisi usia, tapi juga cara berpikir dan bekerja,” tambahnya.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Di sisi lain, panitia konferensi terus mempersiapkan acara. Mereka menyiapkan surat undangan dan melakukan audiensi ke Gubernur NTB, Wali Kota Mataram, serta Bupati Lombok Barat. Panitia juga masih menjajaki lokasi konferensi.

Abdus Syukur menambahkan, panitia tetap membuka ruang bagi semua kader terbaik PWI untuk mencalonkan diri. Ia berharap konferensi ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan organisasi.

“Saatnya semua anggota PWI terlibat aktif. Siapa pun yang terpilih nanti, kami berharap ia bisa membenahi banyak hal: manajemen organisasi, perlindungan profesi wartawan, hingga penguatan literasi digital di era media baru,” tandasnya.

Dengan dinamika yang menghangat ini, publik memprediksi Konferprov PWI NTB 2025 akan menyimpan cerita ketat dan berwarna.

Masyarakat pers dan pemangku kepentingan berharap hasil konferensi membawa angin segar bagi masa depan jurnalisme di NTB. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA