Puting Beliung Hancurkan Rumah di Lombok Timur, Warga Mengungsi

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puting Beliung Terjang Dusun Kuangwae, Rusak 13 Rumah dan Lumbung Tembakau. (Foto: Lombokini.com).

Puting Beliung Terjang Dusun Kuangwae, Rusak 13 Rumah dan Lumbung Tembakau. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Angin puting beliung menyapu Dusun Kuangwai, Desa Mneceh, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Ahad 11 Januari 2026 sekitar pukul 13.30 WITA. Badai yang berlangsung selama 10 menit itu turut diiringi hujan lebat.

Bencana ini langsung mengakibatkan kerusakan puluhan rumah warga. Kepala Desa Menceh, Idrus, mengatakan bahwa angin datang tiba-tiba dengan kekuatan besar.

“Sementara ini tercatat sekitar 60 rumah terdampak, 40 di antaranya rusak parah. Saat ini tim masih mendata kerusakan,” jelasnya, saat dikonfirmasi, Ahad 11 Januari 2026.

Baca Juga :  Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau

Ia juga menyebutkan bahwa tiga warga mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan di Puskesmas.

“Mereka yang rumahnya rusak mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat,” tambahnya.

Sebelumnya, laporan awal menyebutkan angin telah merusak 13 rumah dan satu unit open (lumbung) tembakau milik Aq. Rizal. Meski demikian, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa.

Salah seorang saksi mata, tokoh pemuda setempat Nurji, turut menyaksikan langsung kedahsyatan angin.

Baca Juga :  Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

“Saya melihat pohon terombang-ambing, atap rumah beterbangan, termasuk lumbung tembakau tetangga,” tutur Kepala PAUD Bina Ceria Kuangwai itu.

Nurji memperkirakan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Ia juga mengungkapkan bahwa rumah guru PAUD dan sejumlah warga lainnya turut hancur.

Sementara itu, petugas BPBD Lombok Timur tengah membersihkan pohon-pohon tumbang.

Idrus pun mengimbau warga agar tetap waspada. “Cuaca sedang tidak menentu. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati,” pesannya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru