Cuaca Ekstrem Tumbangkan Pohon, Tutup Jalan Bypass Lombok Barat

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca Ekstrem Tumbangkan Pohon di Jalan Bypass, Kuripan Lombok Barat, Selasa 21 Oktober 2025 siang. (Foto: Lombokini.com)

Cuaca Ekstrem Tumbangkan Pohon di Jalan Bypass, Kuripan Lombok Barat, Selasa 21 Oktober 2025 siang. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa 21 Oktober 2025 siang. Hujan deras yang disertai angin kencang menumbangkan beberapa pohon di kawasan Jalan Bypass, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama tersebut.

Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi NTB, Ria Fapriani, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur sejak pukul 12.00 WITA dan mengakibatkan beberapa pohon tumbang.

Baca Juga :  Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

“Benar, hujan lebat disertai angin kencang melanda beberapa wilayah NTB. Di Lombok Barat, khususnya kawasan Bypass Kuripan, beberapa pohon yang tumbang sempat menutup akses jalan,” ujar Ria dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, kondisi ini sesuai dengan peringatan dini BMKG yang sebelumnya telah memprediksi potensi cuaca ekstrem di wilayah NTB.

Menanggapi kejadian tersebut, petugas gabungan dari BPBD Lombok Barat, TNI, Polri, dan aparat kecamatan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Baca Juga :  Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

“BPBD Lombok Barat telah membersihkan dan menangani pohon yang tumbang. Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota lainnya,” jelas Ria.

Ria juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini.

“Masyarakat harus mewaspadai potensi angin kencang, pohon tumbang, dan genangan air. Meskipun hujan di sebagian wilayah sudah mulai menurun, potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,” pesannya. ***

Penulis : Harry Bahagia

Berita Terkait

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak
Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Laskar Sasak Kecam Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI saat Mediasi Warga Lombok di Bali

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WITA

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA