Besok, BPBD Lombok Timur Jemput Material ke Bali, Bangun Jembatan Darurat Bailey di Perigi

Senin, 29 Desember 2025 - 16:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur segera membangun jembatan darurat berangka baja (bailey) di Desa Perigi, Kecamatan Suela. Tindakan ini merespons keluhan warga setelah jembatan penghubung Desa Pergi dengan Desa Puncak Jeringo ambruk.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, menegaskan pihaknya akan menjemput material bangunan untuk jembatan darurat tersebut pada Selasa 30 Desember 2025.

“Kami akan menjemput bahan bangunan untuk jembatan darurat (baley) itu besok,” tegas Muliadi, Senin 29 Desember 2025.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Soroti 'Darurat Data' Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset

Ia menjelaskan, BPBD akan membangun jembatan sementara sistem buka-tutup. Pengerjaannya akan berlangsung bersama pihak TNI.

“Alhamdulillah, besok bahan bangunannya kami jemput. Setelah bahan datang, semoga pengerjaan langsung dimulai,” ujarnya.

Muliadi mengaku telah mengupayakan percepatan maksimal dengan berkoordinasi langsung ke BPBD Provinsi NTB. Kendala sempat muncul karena kewenangan utama berada di tingkat provinsi.

“Kami telah beberapa kali berkomunikasi dengan provinsi untuk menindaklanjuti instruksi Bupati,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin berjanji memasang jembatan sementara saat berkunjung pada 24 November 2025 lalu.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal

“Jembatan ini nantinya dapat menahan muatan 5 hingga 7 ton,” ungkap Bupati di lokasi.

Pemerintah daerah juga telah merampungkan jembatan sementara penghubung Desa Teko dengan Desa Apitaik yang menelan dana sekitar Rp1 miliar.

Bupati menyatakan telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena kerusakan kedua jembatan tersebut merupakan dampak bencana.

Ia berharap jembatan sementara ini dapat kembali menggerakkan ekonomi warga dan memudahkan aktivitas siswa ke sekolah. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:26 WITA

Gubernur NTB Beri Tips Penting Bagi Warga yang Bepergian ke Luar Negeri

Senin, 30 Juni 2025 - 01:18 WITA

Inspirasi Desain Dapur Kontemporer yang Elegan dan Fungsional

Senin, 21 April 2025 - 20:01 WITA

MI6 Gelar Perayaan Ultah Bang Zul dengan Tema Rindu Bang Zul

Rabu, 11 September 2024 - 15:23 WITA

Kebiasaan Ini dapat Menghalangi Kebahagiaan Seseorang

Selasa, 10 September 2024 - 23:45 WITA

Tips Merancang Rumah Minimalis Modern Dicari Banyak Orang

Rabu, 4 September 2024 - 09:52 WITA

Desain Kolam Ikan Minimalis Batu Alam di Lahan Sempit

Berita Terbaru

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur M Nurul Wathoni. (Foto: Lombokini.com).

Pendidikan

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Jul 2026 - 21:59 WITA