Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi IV DPRD Lotim Desak Kejelasan Batas Proyek

Selasa, 9 September 2025 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Lotim, H. Lalu Hasan Rahman. (Foto: Lombokini.com).

Ketua Komisi IV DPRD Lotim, H. Lalu Hasan Rahman. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Timur meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempertegas batas infrastruktur yang dibiayai organisasi asing Plan International dengan program dari pemerintah daerah maupun desa.

Ketua Komisi IV, Lalu Hasan Rahman, menegaskan pentingnya kejelasan batas tanggung jawab setiap pihak dalam rapat evaluasi triwulan III bersama Dinas PUPR, Senin 8 September 2025.

“Kita harus memastikan bantuan luar negeri seperti Plan International memiliki batas pekerjaan yang jelas dan tidak tumpang tindih dengan program pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades, Wajibkan Perangkat Desa Daftar BPJS

Ia menambahkan bahwa masalah serupa sering terjadi pada proyek infrastruktur pemerintah desa, yang kerap memunculkan klaim membingungkan masyarakat.

“Oleh karena itu, kita perlu memperjelas batas-batas pekerjaan, baik dari bantuan luar negeri, pemerintah daerah, maupun desa,” tegas Hasan Rahman.

Selain tumpang tindih proyek, Hasan Rahman menyoroti kondisi jalan yang mengalami kerusakan ringan. Ia mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kerusakan kecil justru akan mengakibatkan kerusakan parah dan membutuhkan biaya perbaikan yang lebih besar.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

“Kita melihat banyak jalan hotmix yang sudah bolong-bolong di tengah. Jika kita biarkan, kerusakan ini akan merembet dan menjadi rusak berat,” katanya.

Komisi IV pun mendesak Dinas PUPR memberikan perhatian serius terhadap kedua persoalan ini. Mereka meminta agar dinas segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi hal tersebut. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal
Bidik Posisi 3 Besar di MTQ XXXI NTB, Lombok Timur Gembleng 54 Kafilah dalam Training Center
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB
Pemkab Lotim Ungguli Halmahera Selatan, Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri
Menko Polkam Tegaskan Pentingnya Soliditas Forkopimda Jaga Stabilitas dan Kepercayaan Publik
Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik
Dua Kader Muda Partai Demokrat Siap Bertarung Perebutkan Kursi Ketua DPD NTB

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru