Ironi Praktik Ganda Dokter RSUD Soedjono Selong: Dingin di Rumah Sakit, Humanis di Klinik Pribadi

Selasa, 10 Juni 2025 - 03:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Muhammad Ali, M. Si . (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Dr. Muhammad Ali, M. Si . (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.comRSUD dr. R. Soedjono Selong sebagai rumah sakit rujukan utama di Lombok Timur justru terus menerima keluhan warga atas pelayanan buruk. Pasien mengeluhkan sikap petugas yang tidak ramah, waktu tunggu berkepanjangan, hingga sikap dan komunikasi dokter yang tidak jelas bahkan kasar.

Ironisnya, beberapa dokter spesialis RSUD ini ternyata memberikan pelayanan jauh lebih baik di praktik swasta mereka. Muhammad Ali, orang tua pasien yang mengalami perlakuan buruk saat mengurus persyaratan magang anaknya beberapa waktu lalu, membenarkan hal ini.

“Saya syok melihat perbedaan pelayanan. Di RSUD, dokter datang terlambat dan bersikap dingin. Tapi di klinik swasta, mereka menjelaskan diagnosis dengan detail dan lebih manusiawi,” ungkap Ali dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Praktik Ganda Memicu Diskriminasi Layanan

Meski praktik kerja ganda dokter masih diperbolehkan, Ali mempertanyakan etika profesional mereka ketika pelayanan di rumah sakit jauh lebih buruk dibanding di klinik pribadi.

“Apakah pasien miskin tidak layak mendapatkan pelayanan bermutu? Ini jelas diskriminasi,” tegasnya.

Selain itu, Ali menambahkan bahwa banyak dokter spesialis memanfaatkan fasilitas rumah sakit pemerintah, termasuk kendaraan dinas, untuk mendukung praktik pribadi mereka.

Menurutnya, masalah ini bukan sekadar kesalahan individu, melainkan akibat lemahnya pengawasan dan tidak adanya sanksi tegas dari manajemen RSUD maupun Dinas Kesehatan Lombok Timur.

Baca Juga :  Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

“RSUD menjadi harapan terakhir masyarakat tidak mampu. Jangan biarkan mereka merasa seperti warga kelas dua,” tegas Ali.

Meski secara pribadi ia telah memaafkan perlakuan oknum dokter terhadap dirinya, Ali tetap mendesak perbaikan sistem pelayanan kesehatan.

“Secara pribadi, saya sudah memaafkan oknum dokter tersebut. Namun, sebagai warga Lombok Timur, saya berkewajiban memberikan masukan agar pelayanan RSUD bisa lebih baik ke depannya,” pungkasnya. ***

 

Catatan: Keluhan ini hanya menyasar oknum tertentu, bukan mencerminkan kinerja seluruh dokter di RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun
Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027
Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Laskar Sasak Kecam Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI saat Mediasi Warga Lombok di Bali

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06 WITA

Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:06 WITA

Kapolda NTB dan Bupati Lotim Serahkan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia di Kantor Baznas

Berita Terbaru

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

Nasional

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Jumat, 21 Agu 2026 - 16:02 WITA

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Lombok Timur

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:48 WITA