Timses Luthfi-Wahid Imbau Masyarakat Lombok Timur Jangan Percaya Hasil Survei Abal-abal

Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pemenangan Paslon Cabub-Cawabup Lotim, H. M. Syamsul Luthfi-H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), H. Usmar Iwan Surambian dan Heri Sabri Akbar. (www.lombokini.con).

Tim pemenangan Paslon Cabub-Cawabup Lotim, H. M. Syamsul Luthfi-H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), H. Usmar Iwan Surambian dan Heri Sabri Akbar. (www.lombokini.con).

LOMBOKINI.com – Lembaga survei Politika Research and Consulting (PRC), merespon hasil survei maupun informasi yang beredar mengenai pilkada Lombok Timur.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Politika Research and Consulting (PRC) Rio Prayogo menegaskan tidak pernah merilis hasil survei di Pilkada Lombok Timur 2024, bahwa informasi itu adalah tidak benar dan data infografis yang beredar merupakan editan pihak tertentu.

“PRC tidak pernah merilis hasil survei Lombok Timur kepada siapa pun”, kata Rio, melalui keterangan tertulis, Sabtu 13 Juli 2024.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Terpisah, Juru bicara tim pemenangan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi- H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), Heri Sabri Akbar menyayagkan ada sejumlah pihak atau calon tertentu yang sengaja memanipulasi hasil survei untuk mengecoh publik.

Rilis survei hoax yang disebar, dimuat di beberapa media diharapkan bisa mendulang suara pemilih untuk memenangkan calon yang didukungnya. Seharusnya kata dia, calon – calon itu malu dengan kelakuan para timsesnya.

“Berbagai bentuk manipulasi hasil survei bukan tidak mungkin dilakukan oleh kelompok atau tim paslon tertentu untuk mengelabui masyarakat”, kata Heri Sabri.

Baca Juga :  Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Karena itu, mantan Ketua PKS Lombok Timur itu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu, masyarakat perlu melakukan check and recheck atas setiap kabar mengenai hasil survei yang beredar di media sosial maupun portal berita website media online.

“Patut dipertanyakan juga kredibilitas media yang mempublish berita atau survei hoax yang tidak mengedepankan kode etik jurnalistik”, katanya.***

Berita Terkait

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB
Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128
Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru