Timses Luthfi-Wahid Imbau Masyarakat Lombok Timur Jangan Percaya Hasil Survei Abal-abal

Sabtu, 13 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pemenangan Paslon Cabub-Cawabup Lotim, H. M. Syamsul Luthfi-H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), H. Usmar Iwan Surambian dan Heri Sabri Akbar. (www.lombokini.con).

Tim pemenangan Paslon Cabub-Cawabup Lotim, H. M. Syamsul Luthfi-H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), H. Usmar Iwan Surambian dan Heri Sabri Akbar. (www.lombokini.con).

LOMBOKINI.com – Lembaga survei Politika Research and Consulting (PRC), merespon hasil survei maupun informasi yang beredar mengenai pilkada Lombok Timur.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Politika Research and Consulting (PRC) Rio Prayogo menegaskan tidak pernah merilis hasil survei di Pilkada Lombok Timur 2024, bahwa informasi itu adalah tidak benar dan data infografis yang beredar merupakan editan pihak tertentu.

“PRC tidak pernah merilis hasil survei Lombok Timur kepada siapa pun”, kata Rio, melalui keterangan tertulis, Sabtu 13 Juli 2024.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Terpisah, Juru bicara tim pemenangan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi- H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), Heri Sabri Akbar menyayagkan ada sejumlah pihak atau calon tertentu yang sengaja memanipulasi hasil survei untuk mengecoh publik.

Rilis survei hoax yang disebar, dimuat di beberapa media diharapkan bisa mendulang suara pemilih untuk memenangkan calon yang didukungnya. Seharusnya kata dia, calon – calon itu malu dengan kelakuan para timsesnya.

“Berbagai bentuk manipulasi hasil survei bukan tidak mungkin dilakukan oleh kelompok atau tim paslon tertentu untuk mengelabui masyarakat”, kata Heri Sabri.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Karena itu, mantan Ketua PKS Lombok Timur itu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu, masyarakat perlu melakukan check and recheck atas setiap kabar mengenai hasil survei yang beredar di media sosial maupun portal berita website media online.

“Patut dipertanyakan juga kredibilitas media yang mempublish berita atau survei hoax yang tidak mengedepankan kode etik jurnalistik”, katanya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA