PDAM Lotim Bakal Bangun Sumur Bor di Sukamulia Timur Penuhi Pasokan Air Pelanggan, Bagaimana Nasib Sumur Warga?

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PDAM Lotim, Marhaban (kiri) bersama Kabag Perencanaan, Juhaini Idris (kanan). (sumber:ong)

Direktur Utama PDAM Lotim, Marhaban (kiri) bersama Kabag Perencanaan, Juhaini Idris (kanan). (sumber:ong)

LOMBOKINI.com – Untuk mengatasi pasokan air pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur (Lotim) berencana akan membangun sumur bor di Dusun Bagek Endep, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia.

Sumur bor dengan kedalaman kurang lebih 90 meter dengan debit air 20 liter per detik ini, menelan anggaran sebesar Rp 200 juta.

“Biaya kita siapkan sekitar Rp 200 juta, menyesuaikan kondisi keuangan,” kata Direktur Utama PDAM Lotim, Marhaban, di ruangannya, Rabu 27 Maret 2024.

Air sumur bor ini, rencananya akan didistribusikan ke wilayah Sukamulia, Suralaga dan Sekitarnya.

Baca Juga :  143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

“Kita lihat kemampuan debit airnya nanti, apakah bisa memenuhi ke selatan juga,” ujar Marhaban.

Ditempat yang sama, Kabag Perencanaan PDAM Lotim, Juhaini Idris mengungkap proses sumur bor tersebut sebelum di bangun nantinya.

Tahap awal kata dia, PDAM Lotim akan melakukan sosialisasi di Kantor Camat Sukamulia pada Kamis (28/3/2024) besok. Hadir sebagai narasumber yakni Ahli Geologi dari ESDM Provinsi.

“Agar tidak salah anggapan masyarakat, kita adakan sosialisasi dengan menghadirkan ahlinya,” beber Juhaini.

Baca Juga :  Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Ia menyebut, proses pembuatan sumur bor ini panjang. Sejumlah persyaratan harus dilengkapi untuk mendapatkan izin pengeboran air.

Ditanya soal dampak sumur bor terhadap sumur warga setempat, Juhaini mengatakan tidak berpengaruh.

Sebab menurut dia, air yang akan di ambil sedalam 90 meter ini air paling bawah atau tertekan oleh lapisan-lapisan tanah.

“Air sumur warga kan hanya air permukaan. Kalau ini air paling bawah tidak dapat naik karena tertekan lapisan tanah yang kita ambil,” terangnya.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA