Bale Mangrove, Ekowisata Menawan di Jerowaru, Lombok Timur

Jumat, 17 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung susuri kanal bakau Bale Mangrove Jerowaru menggunakan kano. (Foto: Lombokini.com).

Pengunjung susuri kanal bakau Bale Mangrove Jerowaru menggunakan kano. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bale Mangrove, destinasi wisata alam yang terletak di Dusun Poton Bako, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menjadi daya tarik sejak tahun 2021.

Pengelola Ekowisata Bale Mangrove, Lukmanul Hakim, menuturkan bahwa inisiatif ini muncul dari kepedulian pemuda desa dalam menjaga ekosistem mangrove.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pengelola terus mengembangkan infrastruktur dan merapihkan kawasan Bale Mangrove.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Lukmanul juga menekankan kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memajukan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan upaya pengelola terlihat dari posisi Desa Jerowaru, yang naik menjadi salah satu dari 15 Desa Wisata Terbaik di Indonesia dalam kampanye Sadar Wisata.

Pengunjung Bale Mangrove dapat menikmati keindahan enam jenis pohon mangrove, termasuk Rhizophora Apiculata, Rhizophora Mucronata, dan lainnya.

Baca Juga :  Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Pengelola menawarkan beragam paket wisata, mulai dari camping ground, menyusuri mangrove dengan kayak, hingga menikmati sunset di pont Bale Mangrove sambil mendapatkan edukasi.

Ekowisata Bale Mangrove bukan hanya destinasi alam, melainkan juga cermin kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Jerowaru.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA