Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, meminta maaf kepada masyarakat atas kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi akhir-akhir ini. Bupati menyampaikan permintaan maaf itu dalam agenda dengar pendapat (hearing) dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.

Dalam hearing tersebut, Bupati yang akrab disapa Haji Iron itu menjelaskan bahwa kelangkaan ini terjadi secara tidak terduga. Ia juga membantah tudingan sejumlah oknum yang mengaitkan kelangkaan dengan jabatannya sebagai bupati sekaligus pengusaha SPBE.

“Ini tidak ada kaitannya dengan jabatan saya sebagai bupati dengan usaha SPBE seperti yang dilontarkan sejumlah oknum. Tidak pernah ada prediksi sebelumnya bahwa lonjakan ekonomi akan secepat ini berdampak pada konsumsi elpiji 3 kg,” ujar Bupati Iron di hadapan massa Gempur.

Baca Juga :  Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Ia menjelaskan, lonjakan perekonomian masyarakat Lombok Timur sejak akhir tahun 2025 hingga triwulan pertama 2026 menjadi faktor utama yang tidak sempat diantisipasi.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi kelangkaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkuat Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Distribusi Elpiji 3 kg. Pemerintah daerah juga melibatkan masyarakat dan pihak berkompeten lainnya dalam satgas tersebut. Selain itu, Pemda segera mengajukan usulan penambahan kuota elpiji 3 kg kepada Pertamina.

Pemerintah daerah juga merespons positif tuntutan utama Gempur yang meminta agar pangkalan memberdayakan pengecer. Keberadaan pengecer mendekatkan akses ke masyarakat dan mengurangi hambatan geografis di wilayah Lombok Timur yang tersebar di 21 kecamatan.

Baca Juga :  Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS 'Gumi Sasak' Berbasis Kearifan Lokal

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juani Taofik, yang mendampingi bupati dalam hearing tersebut, meminta masyarakat lebih tenang. Sekda memastikan stok elpiji di Depo Pertamina Ampenan tidak bermasalah dan sesuai kuota.

“Stok di depo aman. Yang menjadi tantangan adalah distribusi hingga ke masyarakat. Ini perlu pengawalan serius dari semua pihak, termasuk pemerintah, aparat, dan partisipasi aktif warga,” ujar Sekda.

Pemda Lombok Timur optimistis kelangkaan gas melon segera teratasi dalam waktu dekat. Masyarakat pun kembali mendapatkan akses yang terjangkau dan merata. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Diketahui Punya Riwayat Diabetes, Seorang Pendaki Asal Pringgasela Meninggal Dunia di Bukit Savana Dandaun
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:53 WITA

PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun

Senin, 29 Juni 2026 - 23:32 WITA

Perkuat Pengamanan KEK Mandalika, Gubernur NTB dan Danjen Kopassus Lepas Konvoi Taktis

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WITA

Daftar Mutasi Polda NTB: 13 Kapolres hingga Pejabat Utama Dirotasi Kapolri

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:55 WITA

Tim Gabungan Amankan Pria Pengaku TNI Usai Aniaya Mahasiswi di Lombok Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 18:57 WITA

Pembobolan Alfamart Lendang Bedurik: Manajemen Taksir Kerugian Hingga Rp40 Juta

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:42 WITA

Gubernur NTB dan Wakil BPS RI Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:39 WITA

Pria Paruh Baya di Pringgasela Tewas Disayat Tetangga Menggunakan Sabit

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Berita Terbaru