Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korlap Gempur, M. Zaini, berorasi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 13 April 2026. (Foto: Lombokini.com).

Korlap Gempur, M. Zaini, berorasi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 13 April 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Puluhan warga Lombok Timur yang tergabung dalam Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) mendatangi Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 13 April 2026. Mereka berdemonstrasi memprotes kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

Massa Gempur itu mendesak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menjamin ketersediaan gas melon tersebut. Mereka mengaku mewakili 21 kecamatan di Lombok Timur.

Koordinator lapangan aksi, M. Zaini, dalam orasinya menyatakan masyarakat masih kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Ia menduga maraknya praktik penimbunan oleh oknum pengusaha menyebabkan kelangkaan itu.

“Banyak oknum pengusaha yang bermain dan menimbun gas. Kami minta aparat menindak tegas mereka,” ujar Zaini.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

Tak hanya itu, Zaini juga mencurigai oknum pengusaha nakal mengoplos gas elpiji 3 kg. Praktik itu semakin mempersulit masyarakat mendapatkan gas bersubsidi. Akibatnya, warga terpaksa membeli gas di atas harga eceran tertinggi (HET).

“Kami menduga ada pengoplosan dari para oknum ini. Kami tidak menyebut namanya, tetapi sudah memegang data riil,” tegas Zaini.

Ia meminta pemerintah kabupaten dan aparat penegak hukum menindak tegas oknum pengusaha yang melanggar. Zaini juga mengajak anggota dewan ikut mengawasi.

Baca Juga :  Sorenggana Law Firm Buka Posbakum, Targetkan Merata se-Pulau Lombok

“Kami minta Pemkab, DPRD, dan APH menindak tegas. Sebelumnya Pemkab sudah melakukan inspeksi mendadak, kami apresiasi. Namun DPRD belum terlihat, maka kami minta fungsi kontrol dari anggota dewan,” pungkasnya.

Pantauan media ini di lapangan, aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) mengawal ketat massa aksi sejak mereka mendatangi kantor bupati pukul 14.00 Wita.

Setelah massa selesai berorasi, Bupati Lombok Timur bersama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri menerima mereka di ruang rapat bupati. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA