Pemuda Puncak Jeringo Kecewa, Menteri Transmigrasi Abaikan Aspirasi Warga

Jumat, 12 September 2025 - 23:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda Puncak Jeringo Kecewa, Menteri Transmigrasi Abaikan Aspirasi Warga. (Foto: Lombokini.com).

Pemuda Puncak Jeringo Kecewa, Menteri Transmigrasi Abaikan Aspirasi Warga. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Pemuda Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, Lombok Timur, menyatakan kekecewaannya atas kunjungan Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Mereka menilai kunjungan tersebut hanya memusatkan perhatian pada dialog dengan tim internal bentukan menteri dan mengabaikan aspirasi masyarakat setempat.

Ketua Karang Taruna Desa Puncak Jeringo, Ahmad Hulaimi, mengungkapkan, kunjungan menteri hanya mengisi agenda pertemuan dengan Tim Ekspedisi Patriot tanpa menyediakan ruang bagi masyarakat lokal untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di Kawasan Transmigrasi Selaparang.

“Kunjungan Menteri ini seolah-olah hanya untuk berdialog dengan Tim Patriot. Sementara masyarakat lokal sama sekali tidak mendapat kesempatan bicara,” ujarnya dengan nada kesal, Jumat 12 September 2025.

Baca Juga :  DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Hulaimi menambahkan bahwa Tim Ekspedisi Patriot hanya mengambil data dari pemerintah desa tanpa turun langsung melihat kondisi warga secara keseluruhan.

“Kami berharap Menteri mendengar langsung jeritan masyarakat transmigrasi Selaparang, bukan hanya laporan dari timnya saja,” tegasnya.

Di sisi lain, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan bahwa ia menurunkan Tim Ekspedisi Patriot untuk memetakan potensi yang dapat kembangkan di kawasan Transmigrasi Selaparang.

Ia menegaskan bahwa program transmigrasi kini tidak hanya memindahkan penduduk, tetapi juga menciptakan kawasan yang berdaya secara ekonomi.

Baca Juga :  Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

“Tadi Pak Wabup menyampaikan ada rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya karena tidak ada air. Kami akan pikirkan bagaimana menciptakan peluang agar kawasan ini bisa berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif, sehingga masyarakat betah,” jelasnya.

Meskipun kunjungannya lebih fokus mendengar laporan Tim Ekspedisi Patriot, Iftitah mengaku telah menampung aspirasi masyarakat setempat. Ia berjanji akan menindaklanjuti sejumlah keluhan warga, seperti persoalan status lahan, ketersediaan air, dan infrastruktur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru