Norma: Antara Mertua dan Menantu, Kisah Pilu Pengkhianatan yang Mengguncang Hati

Sabtu, 15 Februari 2025 - 04:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster Norma: Antara Mertua dan Menantu (foto: Instagram @deecompany_official).

Poster Norma: Antara Mertua dan Menantu (foto: Instagram @deecompany_official).

LOMBOKINI.com – Dunia maya sempat diguncang oleh kasus hubungan gelap antara seorang ibu dan menantunya pada tahun 2022. Kini, kisah memilukan tersebut diangkat ke layar lebar dalam film berjudul Norma: Antara Mertua dan Menantu.

Film ini tidak hanya menampilkan drama keluarga yang penuh konflik, tetapi juga mengungkap sisi gelap kehidupan rumah tangga yang penuh kejutan dan emosi.

Norma: Antara Mertua dan Menantu mengisahkan perjalanan hidup Norma Risma, seorang wanita yang harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, Rozy Zay Hakiki, terlibat hubungan terlarang dengan ibu kandungnya sendiri, Rihana.

Pengkhianatan ini tidak hanya menghancurkan rumah tangga Norma, tetapi juga memaksa dirinya menyaksikan suami dan ibunya dijatuhi hukuman penjara masing-masing 9 dan 8 bulan oleh Pengadilan Negeri Serang. Vonis tersebut diberikan berdasarkan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan.

Diproduksi oleh Dee Company, film ini menggali lebih dalam konflik emosional yang dialami oleh Norma. Sebagai seorang istri yang telah berjuang membangun kehidupan bersama suaminya, Norma tak pernah menyangka akan menjadi korban dari pengkhianatan yang begitu menyakitkan.

Film ini mengajak penonton untuk menyelami perjalanan emosional Norma, mulai dari rasa cinta, kepercayaan, hingga kehancuran yang ia alami.

Para Pemain Film Norma: Antara Mertua dan Menantu
Poster para pemain film Norma: Antara Mertua dan Menantu (Foto: Instagram @deecompany_official).

Dibintangi oleh Tissa Biani sebagai Norma Risma, Wulan Guritno sebagai Rihana, dan Yusuf Mahardika sebagai Rozy Zay Hakiki, film ini menghadirkan akting yang memukau dan penuh emosi. Setiap adegan dirancang untuk menggugah perasaan penonton, mulai dari amarah hingga kesedihan yang mendalam.

Film ini tidak hanya menceritakan tentang perzinahan, tetapi juga mengangkat tema tentang kepercayaan, kesetiaan, dan betapa rapuhnya hubungan keluarga ketika dihadapkan pada pengkhianatan.

Kisah ini menjadi lebih menyentuh karena melibatkan dua orang yang seharusnya menjadi pelindung dan sumber kasih sayang bagi Norma, namun justru menjadi sumber penderitaan terbesar dalam hidupnya.

Dengan plot yang penuh ketegangan dan kejutan emosional, Norma: Antara Mertua dan Menantu akan membuat penonton merenungkan arti sebuah keluarga dan betapa pentingnya menjaga kepercayaan dalam hubungan. Film ini dijamin akan mengguncang emosi dan meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang menontonnya.

Siapkan diri Anda untuk menyaksikan kisah pilu yang penuh drama dan konflik ini. Jangan lewatkan Norma: Antara Mertua dan Menantu, yang akan segera tayang di bioskop-bioskop terdekat.

Saksikan dan rasakan setiap momen emosional yang akan membuat Anda terhanyut dalam cerita yang tak terlupakan ini.***

Berita Terkait

Keseruan Penutupan Festival Muharram: Dari Request Lagu Dangdut hingga Aksi Bams Ajak Bupati Lotim Menemani Bernyanyi di Atas Panggung
Festival Muharam Lombok Timur Ditutup, Puluhan Ribu Warga Padati Lapangan Porda Selong
Dinkes Lotim Siagakan 11 Ambulans dan 33 Tenaga Medis di Puncak Festival Muharram
GIGI, Bams, dan John Paul Ivan Siap Hibur Ribuan Penonton di Puncak Festival Muharram Lombok Timur
Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya
BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film ‘Pesta Babi’, 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias
Menyingkap Ruang Bawah Tanah: Borka dan Transformasi Teater Lho Indonesia di FTI 2025
Kake Ashwan Luncurkan ‘Pulanglah’, Single Perdana yang Menyentuh Hati Perantau

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA