Ketua DPRD Lombok Timur Desak Perbaikan Layanan RSUD Soedjono Selong

Kamis, 5 Juni 2025 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, A. Md, Kep. (Foto: Lombokini.com).

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, A. Md, Kep. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri mendesak Dinas Kesehatan segera menindaklanjuti laporan pelayanan diduga tidak profesional di RSUD dr. R Soedjono Selong. Desakan ini ia sampaikan setelah menerima pengaduan masyarakat melalui surat terbuka.

Keluarga pasien telah mengirimkan pengaduan resmi kepada Bupati Lombok Timur, Direktur RSUD, dokter yang menangani, DPRD, Dinas Kesehatan, dan Ombudsman.

“Dinas Kesehatan harus segera mengevaluasi laporan ini dan memperbaiki sistem layanan,” tegas Yusri dalam pernyataannya, Rabu 4 Juni 2025.

Politikus Partai Gerindra ini meminta Dinkes mempertemukan pihak rumah sakit dengan keluarga pasien untuk penyelesaian secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben

Yusri mengapresiasi keberanian keluarga pasien melaporkan kejadian ini. “Kami mendorong Pemda untuk menjamin layanan kesehatan berkualitas, khususnya bagi warga kurang mampu,” ujarnya, merujuk pada visi Lotim SMART.

Ia menekankan peran vital Dinas Kesehatan dalam pengawasan dan pendampingan teknis terhadap RSUD Selong. “RSUD harus meningkatkan kualitas layanan,” katanya.

Tak hanya itu, Yusri juga mendesak Direktur RSUD Soedjono Selong meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat.

“Rumah sakit harus memberikan pelayanan ramah, cepat tanggap, dan transparan dalam informasi,” tegasnya.

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi saat Muhammad Ali membawa anaknya ke RSUD Selong, pada Senin (2/6), untuk pemeriksaan pra-magang luar negeri. Hasil laboratorium menunjukkan reaktif Hepatitis B. Saat meminta penjelasan lebih rinci, seorang dokter justru membentaknya, “Tidak ada obatnya!” dengan sikap tidak profesional.

Baca Juga :  Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

“Dokter berdiri dengan gestur mengintimidasi. Saat kami keluar, terdengar suara benda terbanting. Kami merasa sangat terhina,” kata Ali.

Dalam surat terbuka, Ali mengungkapkan perbedaan perlakuan dokter tersebut di rumah sakit swasta miliknya sendiri. Ia mendesak Bupati dan Ombudsman mengawasi potensi konflik kepentingan dokter PNS yang juga pemilik klinik swasta.

“Tanpa empati, rumah sakit berubah menjadi tempat yang menakutkan,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Berita Terbaru