Jembatan Penghubung Teko-Apitaik Ambles Diterjang Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

Jumat, 19 September 2025 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang Putuskan Jembatan Vital, Ribuan Warga Teko-Apitaik Kecamatan Pringgabaya Terisolasi. (Foto: Lombokini.com).

Banjir Bandang Putuskan Jembatan Vital, Ribuan Warga Teko-Apitaik Kecamatan Pringgabaya Terisolasi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Banjir bandang yang melanda pada Kamis malam 18 September 2025 memutuskan jembatan penghubung Desa Teko dan Apitaik di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Peristiwa ini nyaris melumpuhkan seluruh aktivitas warga dari enam dusun di desa tersebut.

Jembatan yang melintasi Kokok Tanggek itu tidak mampu menahan amukan arus banjir deras yang dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Wakil Ketua BPD Desa Teko, H. Saiful Hady, menegaskan bahwa jembatan ini merupakan satu-satunya akses bagi sekitar 3.000 warga.

Baca Juga :  Festival Muharam Lombok Timur Ditutup, Puluhan Ribu Warga Padati Lapangan Porda Selong

“Putusnya jembatan menyebabkan warga tidak bisa menggunakan sepeda motor atau mobil untuk beraktivitas dan mengangkut hasil pertanian. Aktivitas belajar mengajar anak-anak sekolah pun terganggu,” ujar Saiful.

Jembatan Penghubung Teko-Apitaik Ambles Diterjang Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh.
Jembatan Penghubung Teko-Apitaik Ambles Diterjang Banjir, Aktivitas Ribuan Warga Lumpuh. (Foto: Lombokini.com).

Babinsa Desa Teko, Sertu Syafruddin Arrahman, mengonfirmasi bahwa jembatan tersebut ambruk pada pukul 20.00 WITA saat banjir mencapai puncaknya. Untuk sementara, warga harus memutar melalui Desa Kerumut atau Desa Tanak Gadang yang menghambat seluruh aktivitas ekonomi, transportasi, dan pendidikan.

Baca Juga :  DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Merespons kondisi darurat ini, Komandan Rayon Militer 1615-02 Pringgabaya, Kapten Inf. Agil, langsung mengecek kondisi jembatan dan warga terdampak. Pihaknya segera melaporkan ke BPBD Lotim untuk melakukan asesmen dan penanganan cepat.

Pemerintah Desa juga telah mengajukan permohonan bantuan perbaikan jembatan permanen ke pemerintah provinsi dan pusat. Saiful berharap pemerintah dapat secepatnya membangun kembali jembatan penghubung yang vital tersebut agar mobilitas warga dan siswa kembali normal. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah
Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi
Ditemukan Meninggal di Pantai Labuhan Haji, Wanita Asal Tanjung Luar Diduga Alami Gangguan Jiwa
Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:58 WITA

JAMNAS V BPAN Mengumpulkan Pemuda Adat Se-Nusantara di Desa Perigi: Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

Senin, 29 Juni 2026 - 06:56 WITA

Ratusan Pemuda Adat Nusantara dari Berbagai Wilayah Melebur dalam Sakralnya Tradisi Tetulaq Desa di Desa Perigi

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:17 WITA

KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:25 WITA

Perang Topat Bukan Toleransi

Senin, 1 Desember 2025 - 23:32 WITA

Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah

Sabtu, 15 November 2025 - 15:57 WITA

Wabup Edwin Serahkan Santunan dan Dokumen pada Puncak Pesona Budaya Pengadangan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:57 WITA

Dende Tamari: Perempuan Sasak Menentang Kekuasaan

Berita Terbaru